We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
HATE !!!  (fatfat)

HATE !!! (fatfat)

  • WpView
    Reads 40,708
  • WpVote
    Votes 1,767
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 29, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"KITA STOP!!!!"kata kata itu terus terngiang saat fatim baru saja mengatakannya kemudian pergi,fateh ingin mengejar.. namun hatinya masih sangat syok dan kaget sekali tiba tiba diputusin oleh orang yg sangat ia cintai itu,bahkan alasannya saja ia tak tau. Membayangkan putus dengan fatim tak bisa dicerna diotaknya,bagaimana kalau fatim mendapat yg baru yg lebih baik dari nya.Baiklah ia tidak akan pernah mau putus dari fatim,ia akan bersedia melakukan apa pun untuk kembali dengan fatim. "ARGHHHH!!!"ia bahkan tak bisa berkata kata lagi,hanya terdiam dan membenturkan tangan serta kepalanya ke pohon disebelahnya hingga mengeluarkan darah.bisa kah ia menangis saat ini ?..setelah lima tahun menjalin hubungan dan sekarang harus diakhiri dengan akhir yg tidak jelas,itu sangat konyol sekali,fateh akan berusaha untuk memperbaiki semuanya. JUST STORY GAYS!! NOT REAL..
All Rights Reserved
#34
fatimahhalilintar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines