HANAUFAN [On Going]

HANAUFAN [On Going]

  • WpView
    LECTURES 971
  • WpVote
    Votes 235
  • WpPart
    Chapitres 13
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., oct. 1, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Gimana kalo seorang cewek pendiam, dingin dan cuek seperti Hanaya Fellisha bertemu dengan seorang cowok yang petakilan, nakal, jahil dan bad seperti Naufan Arsendida Slaisnd? Semenjak Naufan menginjakkan kaki di sekolah barunya--SMA Gamasha, cowok itu mulai tertarik dengan Hana--gadis tertutup yang mempunyai sejuta misteri di hidupnya. Naufan mencari tahu semua tentang Hana yang kehidupannya di penuhi dengan misteri itu. Tetapi, tidak semudah itu untuknya mengungkap semua jawaban tentang diri Hana yang sebenarnya. Lalu, bagaimana perjuangan Naufan untuk mengetahui penyebab Hana menjadi tertutup? ☆Selamat Membaca Kisahnya☆ ■PLAGIATOR DI LARANG MENDEKAT!■ ><NO SIDER><
Tous Droits Réservés
#42
jutek
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Secrets and Agreements
  • My Most Wanted [Revisi-Ongoing]
  • Aslan, Are you my last love?
  • Diary Merah ✔
  • #BS 1-Suara Hati Arkan ( SUDAH DITERBITKAN )
  • Sixth Sense (Completed)
  • DAVINA (COMPLETED)
  • KPOPERS VS. ANIMERS [END]

Young Adult. Menjalani kehidupan sebagai seorang lady escort, bukanlah pilihan yang diinginkan Jean. Semuanya ia lakukan demi melunasi hutang yang ditinggalkan oleh almarhum ayahnya. Tak ada seorang pun yang mengetahui pekerjaannya termasuk ibu dan Nala, sahabat baiknya serta Arkan, kekasihnya. Hingga suatu hari, Benzana, cowok yang terkenal dengan kenakalan serta otaknya yang mesum itu memergoki Jean saat sedang bekerja. Membuat Jean bingung. Benzana, cowok yang notabene kekasih Nala itu mengetahui rahasia terbesarnya. "Cukup turutin kemauan gue, maka rahasia lo akan aman," ujar Benzana sembari menyunggingkan senyum smirk. Jean menatap tajam ke arah Benzana. "Jangan main-main sama gue, Ben." Benzana mendengus pelan. Kemudian tertawa sinis. "Harusnya lo yang jangan main-main sama gue, Jean." Kemudian cowok itu berjalan meninggalkan Jean yang menatapnya dengan sorot mata berapi-api. Namun langkahnya terhenti. "Ngomong-ngomong, badan lo oke juga," ujarnya tanpa membalikkan badan lalu kembali melanjutkan langkahnya yang tertunda. Bangsat!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu