Yang Menjadi Jejak

Yang Menjadi Jejak

  • WpView
    बार पढ़ा गया 9
  • WpVote
    वोट 1
  • WpPart
    भाग 10
WpMetadataReadजारी
WpMetadataNoticeअंतिम प्रकाशन सोम, जुल 15, 2019
Puisi yang tertuang di dalamnya ditulis secara spontan. Ketika saya melihat, merasakan, mendengar maupun mengalami perisriwa yang dilalui. Karena setiap peristiwa yang ada membuat daya imaji merasa gatel untuk dituliskan. Hingga akhirnya rasa gatel itu tertuang dalam bentuk puisi. Dan pasti ada rasa pias setiap satu puisi ranpung, karena rasa gatel iti pun terselesaikan. "Yang Menjadi Jejak" adalah judul kumpulan puisi ini, alasan saya mengambil judul tersebut karena puisi-puisi yang ada yakno hasil dari banyaknya renungan pribadi atas semua kejadian yang diterima baik melalui orang lain maupun diri sendiri. Adakalanya puisi yang lahir timbul dari keisengan yang spontan kemudian secara tak disengaja jadilah sebuah puisi.
सभी अधिकार सुरक्षित
#307
al
WpChevronRight
सबसे बड़े कथावाचन समुदाय में शामिल होंवैयक्तिकृत कहानी अनुशंसाएं प्राप्त करें, अपनी पसंदीदा कहानियाँ अपनी लाइब्रेरी में सहेजें, और अपना समुदाय बढ़ाने के लिए टिप्पणी और वोट करें।
Illustration

आपको शायद ये भी पसंद आएँगे

  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • LEBUR JIWA [Lengkap]
  • Semua Yang Sirna
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Puisi Untuk Keyla
  • Air Mata Cinta
  • Hikayat : Jejak sunyi dipadang gersang (Book)
  • Diam
  • Menanti dalam istiqomah
  • Ruang Kosong di Antara Jingga

Hanya menuang segala kata dalam hiruk-pikuk kehidupan-merekam apa yang lewat, menuliskan apa yang terlintas, tanpa janji akan kedalaman atau kebijaksanaan. Tidak ada urgensi untuk menjelaskan, tidak ada kepentingan untuk dipahami, sebab dunia sudah penuh dengan orang yang mengira dirinya tokoh utama. Kata-kata berdiri sendiri, mengalir mengikuti arus yang tak selalu jelas arahnya, seperti rapat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan satu email. Kadang tajam, kadang datar, sering kali hanya sekadar ada, mengisi ruang seperti iklan yang muncul di saat paling tidak dibutuhkan. Kadang melankolis, kadang sinis, kadang seperti bercanda tapi ternyata menyelipkan sesuatu yang dalam. Hidup ini kadang absurd kadang, ah sudahlah-namun makna di dalamnya juga sering lewat tanpa permisi. Saya pun sadar, tidak semua orang punya waktu untuk membaca sesuatu yang mungkin hanya sekadar refleksi seseorang yang terlalu banyak diam di pojok ruangan, mengamati bagaimana orang-orang tertawa, menangis, lalu pura-pura lupa bahwa mereka pernah melakukan keduanya. Tapi tenang saja, saya tidak akan memaksa Anda untuk membaca sampai selesai-membaca separuh lalu berpikir, "Ah, ini mah nggak masuk akal," juga merupakan bagian dari perjalanan menemukan makna, bukan? Maka, jika pada akhirnya tulisan ini lebih mirip tumpukan halaman tugas yang ditunda dikerjakan sampai tenggat waktu atau coretan iseng di pinggir buku catatan kuliah yang berakhir lebih eksistensial dari esai akademik-saya tidak akan terkejut. Seperti manusia yang mencari hiburan, semua tulisan ini juga mungkin sedang mencari pembacanya yang tepat, atau setidaknya, seseorang yang cukup penasaran untuk bertanya, "Ini cerita isinya apa sih?" sebelum akhirnya menguap dan kembali membuka media sosial. Jika Anda menemukan sesuatu yang berharga di dalamnya, anggap saja saya sedang beruntung. Jika tidak, ya, setidaknya saya sudah menyumbang satu tulisan lagi ke alam semesta ini.

अधिक जानकारी
WpActionLinkसामग्री दिशानिर्देश