Karena Katrina

Karena Katrina

  • WpView
    LECTURAS 315,283
  • WpVote
    Votos 44,924
  • WpPart
    Partes 45
WpMetadataReadConcluida mar, dic 5, 2023
WpInfo
Ficción
Romance
Katrin sebel banget sama Pak Anjar, guru matematikanya yang doyan diskriminasi itu. Gara-gara nilai ujian matematikanya yang di bawah standar, dia harus berurusan dengan Garvin atas perintah bapak itu. Garvin itu memang luar biasa pintar. Segala rumus matematika sudah ia hapal di luar kepala. Pelajaran lain pun mampu ia kuasai dengan baik. Poin plusnya, dia punya tampang cakep yang bisa bikin cewek mana pun terpesona. Sayangnya, cowok itu kelewat serius! Menurut Katrin, diajarin matematika oleh Garvin itu udah kayak didikte oleh Hitler. Nyeremin! Image-nya sih cool, tapi sekali ngomong, langsung bikin Katrin pengin lempar kursi saking emosinya. Dan yang bikin Katrin rasanya mau terjun bebas, cowok itu meremehkan hobi menggambarnya. Katanya, Katrin nggak mungkin jadi orang sukses hanya dengan modal nyoret kanvas di Ipad kesayangannya doang. Katrin sebel, jengkel, dongkol, dan sebangsanya. Tapi yang bisa dia lakukan hanyalah mengelus dada sabar. Mendebat cowok itu sama saja berusaha berbicara menggunakan bahasa Alien karena hanya bikin bingung, pusing dan sia-sia. Katrin berharap penderitaannya di kelas matematikanya segera berakhir. Ya kali dia bisa tahan berurusan lebih lama lagi dengan makhluk bermuka datar itu.
Todos los derechos reservados
#15
math
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dear You! It's Okay, I'm Fine
  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • Pacaran Sama... Dokter Cuek! (Selesai)
  • REANDRA [END]
  • Aljabar (REVISI)
  • Between Fi Re Na

Pertemuan Tamara dengan cowok itu benar-benar tidak enak untuk diingat. Semakin hari, jika dipikirkan baik-baik, keduanya tidak pernah akrab jika tak sengaja bertemu di sekolah. "Hindari dia!" Begitu teriak hatinya. Namun saat dirinya sudah melangkah mundur. Cowok itu melangkah maju. Membawa kartu As dan menghancurkan pertahanan miliknya. Kini saat dirinya telah kalah. Mengapa cowok itu mau repot-repot membangun kembali harapannya saat dirinya sudah memutuskan untuk menyerah?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido