The Javanese Vampire [ Gemini ]

The Javanese Vampire [ Gemini ]

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 17, 2020
Di suatu kota jauh di atas pegunungan, tempat yang terlihat damai dan terkesan sepi. Sejuknya daerah sekitar sehingga terkesan seperti daerah biasa. lahirlah suatu legenda kuno. Legenda dimana makhluk malam berada. Sang penjaga wilayah dimana desa-desa peninggalan berada.
All Rights Reserved
#612
supranatural
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bloodstained Moonlight (GUANGJIE)
  • LARUNG
  • Pelangi dalam Kabut
  • Warisan Gandari
  • "EGRES"
  • Moonlight Shadow
  • Misteri di Balik Kabut Gunung Salak
  • Everlasting Remembrance
  • Ekacula

Xia Zhiguang telah hidup lebih lama dari yang bisa diingatnya. Malam adalah rumahnya, kegelapan adalah selimutnya, dan kesunyian adalah satu-satunya teman yang setia. Di kota perbatasan yang dilupakan waktu, ia berjalan tanpa tujuan, haus akan darah yang telah menjadi kutukannya. Namun, pada suatu malam yang dingin, di bawah cahaya bulan yang redup, ia menemukan sesuatu yang lebih berbahaya dari rasa hausnya-tatapan seorang manusia yang tak seharusnya menatapnya dengan begitu dalam. Huang Junjie tidak seperti manusia lainnya. Tidak ada ketakutan di matanya, hanya ketertarikan yang membakar seperti api kecil di tengah kabut malam. Dia bukan sekadar pemuda biasa-dia seorang pencari, seseorang yang haus akan rahasia dunia yang tersembunyi. Dan kini, ia berdiri di hadapan Zhiguang, seolah telah menemukan teka-teki terbesar dalam hidupnya. Zhiguang seharusnya pergi. Seharusnya berpaling sebelum perasaan ini mengakar, sebelum keinginan yang lebih berbahaya daripada rasa hausnya menguasai dirinya. Namun, semakin ia mencoba menjauh, semakin Junjie menariknya ke dalam dunia yang seharusnya ia tinggalkan. Namun, cinta antara makhluk malam dan manusia tidak pernah berakhir tanpa pengorbanan. Ada harga yang harus dibayar, ada batas yang tak boleh dilewati. Dan saat bahaya mulai mengintai dari bayang-bayang, Zhiguang harus memilih-menyelamatkan Junjie dengan melepaskannya, atau menyeretnya ke dalam kegelapan yang tak berujung. Karena bagi mereka yang hidup di antara malam dan keabadian, cinta bukanlah anugerah. Itu adalah takdir yang kejam. . . GUANGJIE, FANTASI, TRAGEDI,

More details
WpActionLinkContent Guidelines