We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Estungkara

Estungkara

  • WpView
    Reads 7,199
  • WpVote
    Votes 708
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 11, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Lo mau duit berapa?" Laki-laki itu medecih pelan, mengabaikan tatapan tajam dari sang gadis yang masih terpaku akibat ucapannya. "Maksud kamu?" Kening sang gadis berkedut, dia masih belum sepenuhnya mengerti. "Nggak ada manusia yang beneran baik di dunia ini. Jadi Kakak lo nggak mungkin ngorbanin nyawanya buat nyelametin gue kalau bukan karena duit 'kan?" Ujar Trias dengan nada yang tajam. "Kam-" belum sempat gadis itu menyelesaikan ucapannya, Trias kembali memotong, "Dua juta? Dua puluh juta? Atau dua ratus juta? Lo tinggal sebutin aja." Trias melipat kedua tangannya, alis tebalnya terangkat seolah meremehkan sang gadis. Perlahan gadis itu mendekat. Dipandanginya iris kelam milik Trias lekat-lekat. Dengan nada yang tenang namun terdengar menakutkan dia pun lantas berujar, "kamu tau kenapa Tuhan nggak ngambil nyawa kamu saat itu?" Gadis itu menarik nafas kecil kemudian tersenyum, nampak mengerikan. "karena jiwa kamu terlalu hina. Bahkan untuk mati sekalipun." Gadis itu berlalu pergi, meninggalkan Trias yang masih enggan meninggalkan tempatnya berpijak saat ini. Matanya menerawang seiring dengan otaknya yang kembali memutar kilasan peristiwa beberapa hari yang lalu. Waktu itu, andai saja Kakak dari gadis tadi membiarkan Trias menghabisi dirinya sendiri Andai saja Kakak dari gadis tadi tidak menyelamatkannya Andai saja Kakak dari gadis tadi tidak datang saat itu Andai saja... Semuanya tidak terjadi. *** Note : update nggak terjadwal. Tapi diusahain tetep kelar kok :)) Asikin aja yaaa
All Rights Reserved
#8
saturumah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bara [REVISI]
  • ALEYA~~
  • Jiwa Yang Berbeda ? (End)
  • Alisa's Story
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Arsyilazka
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Elegi Rasa : Pergi
  • Raden

[PART DI PRIVAT ACAK, FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Albara yang kerap di panggil Bara, Murid laki-laki paling berpengaruh di SMA Jingga. Pemimpin salah satu ketua geng motor yang terkenal di bandung. Galvatron adalah nama geng besar yang di pimpin oleh Bara. Murid laki-laki yang selalu memakai bandana berwarna hitam di lengan kirinya. Abhigya Ayana Zia, murid perempuan yang tidak terkenal sekalipun sebelum dirinya di kenal banyak orang hanya karena satu orang. Pada awalnya hari-hari di sekolahnya tampak tenang dan aman bahkan gadis itu selalu tersenyum manis pada satu lelaki yang selalu berhasil membuatnya jatuh cinta sedalam itu. Nama nya awal nya maka akan tetap ada pada awalnya saja. Semakin hari, semuanya mulai tampak terlihat berantakan. Ayana kesulitan dengan salah satu lelaki yang selalu menganggu nya. Bahkan lelaki itu menyatakan bahwa dia adalah miliknya seorang. Semuanya menjadi berubah ketika adanya sesuatu di dalam dirinya yang mulai merindukan sosok pengganggu itu. Hingga ketika dirinya mulai menyadari adanya perasaan yang tak biasa muncul untuk sosok pengganggu itu, hal yang tak terduga terjadi. Sebuah insiden dan terungkapnya rahasia dari seorang Bara membuat dirinya menjauh dari lelaki itu. Ketika Bara mendekat maka Ayana akan menjauh. Ketika Ayana mulai merasakan sepi nya sendirian maka Bara akan selalu menemani sepi nya. Namun, semua itu berubah ketika Bara mendengarkan isu tentang dirinya dari seseorang yang tak di kenalnya. Semuanya menjadi terbalik, kini Ayana yang akan selalu mengejar lelaki itu untuk menjelaskan bahwa apa yang di dengar olehnya adalah sebuah kebohongan. Lalu, bagaimana kelanjutan kisah mereka ini? Akankah Bara kembali pada perempuan itu? Atau Ayana yang akan menyerah dan pergi dari pria itu? "Ck, ga tau malu" •• Blurb "Gue ga suka lo deket sama dia!" "Baju apaan itu? Ganti, terlalu terbuka!" "Lo cewe gue tapi kenapa tingkah lo kaya cewe murahan?" "Berisik bangsat!" "Pelacur!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines