Terjal [Edisi Revisi]

Terjal [Edisi Revisi]

  • WpView
    Lecturas 1,353
  • WpVote
    Votos 615
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, ago 6, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Bagi Saira, hidup seterjal apapun adalah perjuangan. Selayaknya mendaki gunung, tak selalu terjal yang kita lalui, tapi ada juga landai yang akan kita temui. Bagi Saira hidup juga bukan hanya kebetulan, tapi hidup adalah perjalanan, dimana jalan yang kita tempuh sudah diatur oleh Tuhan. Itulah kata-kata yang ia rangkai dan tepat untuk di tujukan kepada pria bernama Resh. Seorang pria korban kesibukan orang tua yang melarikan diri pada teman satu geng dan hobi berkelahinya. Sesekali Saira juga ikut terlibat dalam masalah yang dihadapi dan di perbuat oleh Resh. Bahkan ketika pria itu mulai menyiram benih-benih cinta sehingga tumbuh di hatinya, Saira tak menolak, justru dia menyambutnya. Meski tak pernah ada kata pengakuan atas cinta mereka, melainkan kata perpisahan yang menjadi akhir dari segalanya. Namun Saira tak menyesali pertemuannya dengan Resh. Sebab bagi Saira "Tuhan tidak pernah salah dalam menuliskan takdir manusia"
Todos los derechos reservados
#131
lukisan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ZERO [Completed]
  • For My Life (END)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Menunggu Senja Kembali
  • Nadira Rachelia

Asha: "Aku mencintai sahabatku sendiri. Seharusnya tidak begini, karena hatinya bukan untukku." Zero: "Ela, pacarku. Mereka memperkosanya. Mereka merenggut kecerian, keberanian, dan kewarasan jiwanya." Luka adalah bagian dari perjalanan hidup. Kehadiranmu adalah hadiah penawar luka. Mampukah Asha dan Zero menepi dari lautan luka untuk melanjutkan perjalanan hidup?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido