Loving Cold Girl

Loving Cold Girl

  • WpView
    LECTURES 141,153
  • WpVote
    Votes 4,766
  • WpPart
    Chapitres 77
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., juil. 29, 2021
"Lo harus cium gue". Hah Apa Penuturan vino barusan membuat amel membulatkan matanya sempurna. Lalu mendorong tubuh vino agar mau menjauh darinya. Bughhhhh "Aww". Vino meringis menahan sakit. Gerakan tiba tiba gadis yang ada didepannya ini tidak bisa dibendung. Amel memukul perut vino dengan keras. "Anjirr perut gue. lo gila ya". Ucap vino. Ia memegangi perutnya yang terasa nyeri. Bughhh "Aww". Bukannya menjawab amel malah memukul wajah vino sekali lagi. membuat laki laki itu langsung jatuh tersungkur dilantai. Bahkan bagian sudut bibirnya robek dan mengeluarkan darah segar. "Itu balasan dari gue karna lo sudah berani macem mecem ". Akhirnya amel membuka suara dan berjalan pergi meninggalkan vino yang masih tersungkur di lantai tak lupa amel mengambil hpnya yang tadi sempat terjatuh. Setelah amel pergi dan menghilang dibelokan koridor. Vino bangun dari tempatnya terjatuh tadi. Ia menghapus darah yang ada disudut bibirnya menggunakan ibu jari. Lalu tersenyum. "Gue bakal tepatin janji gue ta". Lirih vino. #18 Cowodingin (12 Oktober 2020) #1 Cowodingin (12 November 2020)
Tous Droits Réservés
#43
teenlite
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Diary Corona
  • My Cold Prince (END)
  • AURELLIA; Antagonist Girl [END]
  • Aurel's Life Transmigration ( END )
  • Bad Girl vs Alim Boy ✅ [TERBIT]
  • WHEN DESTINED (END)
  • Queen Of BAD GIRL ✔(Completed)
  • Another Seyra! Antagonist Girl [End]
  • "RUMORS"

Selamat rebahan, duduk-duduk, dan jongkok di WC para pembaca onlen sekalian. Beribu salam gue share ke kalian. Gue, Evan, menulis cerita atau diary ini bertujuan untuk menemani kegalauan, kegelisahan, gundah gulana kalian di masa-masa pandemi ini. Gue yakin, selama pandemi ini banyak yang nggak terima dengan keadaan sekarang ini. Malam mingguan dibatasi dengan waktu karena pagar gang kampung dan kompleks sekarang ada timernya, mau tau pacar lagi cemberut atau senyum jadi nggak tampak gara² diselimuti masker, dan masalah-masalah lain yang sangat terasa disekitar kita. Gue buka twitter sebelum ada covid isinya adu domba politik, agama, dan lain-lain. Twitter sekarang dipenuhi trending topic K-Pop dan hastag-hastag penuh gairah, seperti #crot. Gila orang zaman sekarang, bukannya tobat biar kalo kena covid nggak masuk neraka kedaleman malah bikin hastag yang menggiurkan anak Adam ini. Timeline twitter gue sekarang isinya pada galau semua. Terutama anak kuliahan yang pacaran sama temen kuliahnya. Kebanyakan mereka sekarang jadi LDR, imbasnya mereka melampiaskan keresahaan dan kesepian melalui tweet. Gue yang nggak mau tweet gue kosong jadi ikut sok-sok galau pake kata-kata puitis. Gue baca lagi, gue sadari itu salah satu hal terjijik yang pernah gue alami. Di story ini gue mau ceritain hal-hal yang merangkul kegelisahan gue selama dan sebelum pandemi ini. Dan bisa aja cerita gue sama dengan apa yang kalian alami, jadi cerita ini sedikit mengobati perasaan galau kalian. Karna gue tau, diem di rumah doang emang bikin bosan sampai urat nadi. Tapi apa salahnya jika kita menciptakan kesenangan dalam rumah. Dengan Segala Hormat Evan Simatucolang (siang malam tunggu covid ilang)

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu