SKY EARTH || SUDAH TERBIT

SKY EARTH || SUDAH TERBIT

  • WpView
    Reads 1,858
  • WpVote
    Votes 392
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadComplete Wed, May 26, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
WARNING! Sebagian cerita sudah di hapus!! Jadi, ngga usah baca, ya Bestie! Ini bukanlah kisah yang luar biasa. Ini bukanlah sebuah dongeng yang melegenda. Melainkan, ini hanyalah kisah sederhana dari sebuah cinta. Kisah yang mempertemukan seorang puteri bersama pangerannya atau bahkan sebaliknya. Kisah yang mempertemukan dua hati yang tidak pernah ada. Tidak pernah bertemu dan tidak pula bersama. Perjuangan cinta yang rela terus terjatuh. Rela tersakiti dan rela menahan semua perih akan cinta ini. Cinta yang besar namun kecil. Cinta yang kecil namun begitu besar. Cinta yang begitu sulit untuk di gapai. Namun, begitu mudah untuk di lepaskan. Berjalan diatas takdir yang begitu rumit untuk di jalankan dan begitu sakit bila di pasrahkan. Menggapai sebuah impian bersama dengan orang yang di cintai. Membangun kenangan indah di masa depan dan melepaskan kenangan buruk di masa lalu. Hanya kesendirian di terangny a sang sinar. Selalu kesepian di gelapnya sang malam. Takdir sudah terukir dan tidak pernah di hapus kembali. "Gue harap lo masih memperjuangkan gue walau harapan itu hanya semata." -Davit Siregar. "Seperti halnya Langit dan Bumi, terlihat dekat namun begitu jauh." -Fitri Stevano Cover by pinterest
All Rights Reserved
#7
remajaberkarya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Self Injury's(complete)✔
  • CHEOSSARANG (Complete)
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • PERIHAL MENGIKHLASKAN
  • ON SIGHT (Completed)
  • Kisah Cinta Baru
  • FRIENDzone (Completed)

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines