Kata Nadia

Kata Nadia

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 13, 2019
Kata 4 Huruf penuh makna Disini saya Nadia tidak hanya ingin sekedar berkata kata Saya masih belajar bagaimana berkata Karena semua kata itu bermakna. Karena kata sebenarnya kata bukan hanya kata kata semata Jika kamu pernah patah hati Jika kamu pernah kecewa Jika kamu pernah merasa sia sia Jika kamu pernah merasa egois Jika kamu pernah merasa bersalah Jika kamu merasa bodoh Jika kamu merasa resah Ketahuilah bahwa bukan hanya kamu yang pernah merasakannya. Semua pernah merasakannya. Merasakan pernah dititik dimana tak bisa berkata apa apa lagi untuk kebahagiaan yang kamu dapat , dan pernah di titik dimana kata putus ada pernah datang dan hampir saja mampir di hidupmu Disini ada Nadia. Dengan Kata Nadia. Disini saya akan coba sama sama saling mengerti. Sama sama saling berfikir kembali. Sama sama berbagi. Bukan untuk menunjukan siapa yang salah. Bukan juga untuk menunjukan siapa yang benar. Disini tempat dimana kamu bisa mencoba mengerti apa yang mungkin kamu lewatkan. Dan mungkin disini, saya bisa menemanimu yang sendiri. Atau mungkin yang sedang berdebat dengan diri sendiri. Iya. Benar dengan Kata Nadia tentunya Welcome to Kata Nadia. Semoga kamu betah disini Nadia
All Rights Reserved
#691
isihati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Jangan Pergi Kakak!! [END] ✔️
  • Ramananda Caraka [NOMIN] ✅
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Skema Nestapa [Selesai]✓
  • CARAPHERNELIA
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • BIONA [End]
  • Aksara Tak Bertuan
  • Kasir Favorit Ibu

Tepatnya 1 tahun 8 bulan sudah akan tiba. Dimana masa-masa yang sangat sulit, hari demi hari beriringan dengan sunggingan senyum manis dihampiri dengan perasaan yang masih membekas_memar. Aku perlu tau, seakan menjadi topik pembicaraan kita tempo hari_desakku. Aku hanya perlu pahami;setidaknya masa lalu adalah gambaran yang telah usang. Tapi, masih saja kerap sekali kau jaga dari debu. Aku fikir, kau sungguh tiada berujung sedih_nyatanya pahit. Berulangkali aku sering tak sadar akan kehadiranmu; menghantui kesesakan dalam dada. Seharusnya aku sadar_membohongi diri. Sebenarnya jiwaku meronta_rapuh;tapi kakiku beku, lidahku kaku. Berbuat semauku pun tak mampu. Aku harus ceritrakan sepenggal kata ini_setidaknya pada bayanganmu, atau sebait kalimat ini ku sampaikan pada nafasmu. Aku menyerah. Ya, aku pernah menyerah dan berlabuh dihatimu karena rapuh_sama halnya sekarang aku ingin berhenti_lari dari kenyataanmu. Kau bahkan tidak mau tau tentangku_nalarku hilang. Sama persis saat aku pernah kekosongan_kau pun mengisi hariku. Bagaimana aku dapat berisyarat_bergerakpun aku tak sanggup. Aku bagai terjerat;buram;kelam. Hari ini aku akan pastikan kau tidaklah takdirku. Dimana aku bisa bebas dan terbang;melompat dan menerjang_tidaklah keingiannmu. Bermimpi tentangmu tak jua masuk dalam hariku_masih ada yang mengkait dikepalamu_aku hanya persinggahan. Ini terlalu sakit yang mendalam. Aku bisa apa? Coba jelaskan kepada selembar kertas jawabmu_mungkin aku dapati. Setidaknya kau tidak membiarkanku terjerat. Aku bisa berbuat apa dengan menjalani hubungan ini tanpa tulusmu mencintai kekuranganku. Aku tak mampu dengan keinginanmu. Aku sungguh tiada daya. Ku mohon maafkan kelemahanku. Itulah mungkin sebabnya kau masih mencari separuh yang pernah hilang dan tertinggal. Aku bersedia kau tinggalkan tanpa syarat apapun, asal titipkan salammu sebagai suatu tanda kau pernah menjadi penghias hariku_kelam. Aku bersedia_tinggalkan aku saja, mungkin itu lebih baik bagimu_kehilangan. April 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines