We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ENIGMA(ON GOING)

ENIGMA(ON GOING)

  • WpView
    Reads 477
  • WpVote
    Votes 134
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 13, 2022
WpInfo
Fanfic
Seventeen
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] CERITA AKAN DIREVISI LAGI SETELAH TAMAT Warning!⚠ Adam menengadahkan kepalanya, menatap langit dengan tatapan tak terbaca. Pemuda itu adalah salah satu dari jutaan manusia dengan wajah pemikat hati para kaum hawa. Ia memiliki pesona yang tak bisa ditolak oleh perempuan normal pada umumnya. Hidung mancung yang tidak runcing namun sangat pas bertengger di wajahnya, Rahang kokoh yang sempurna, mata tajam yang mampu melumpuhkan syaraf-syaraf saat pertama kali menatapnya, kulit bersih yang membuat siapapun iri, dan rambut hitam gelap berantakan yang menambahkan kesan tampan saat di pandang. ~ Senin pagi yang dingin dengan embun pagi yang masih bertengger pada dedaunan dan rerumputan menciptakan hawa dingin yang berkabut membuat setiap orang enggan untuk meninggalkan tempat tidurnya. Namun tidak dengan gadis berambut hitam sebahu yang kini sudah duduk tenang di bangku kelasnya, jam pada kelasnya masih menunjukan pukul 06.00 pagi yang seharusnya untuk seorang gadis pada umumnya masih berada di rumah berkutat dengan riasan atau buku pelajarannya. Tapi tidak dengan Zaina Haula Salsabila atau akrab di panggil Nana, gadis itu sudah tiba di sekolah bahkan sebelum jam menunjukkan pukul 06.00. Happy Reading~
All Rights Reserved
#126
enigma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Felicity [On Going]
  • RAISEN
  • Endless Summer [TAHAP REVISI]
  •  ANATHA
  • I'm okay (END)
  • Rain Drops ( On Going )
  • Perkara Cinta Yumna
  • Dishana (End)

BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines