Story cover for Cold Boy by XyLan_Kyo
Cold Boy
  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jun 06, 2019
"Eh jangan tarik - tarik gue dong!"gumam  Gia dengan nada pelan.

tetapi lelaki tidak menggubis ucapannya,hingga sampai di taman belakang sekolah.

"Lepas!"ujar Gia dengan menunduk.

lelaki itu melepaskan tangan Gia dengan lembut.

"Kenapa?"tanya Guanlin dengan dingin.

"Apa?"tanya Gia tanpa menatap wajah Guanlin.

"Ngejauh"balas Guanlin dengan tatapan tajam dan dingin.

"Gue ga ngejauh lebih tepatnya nyerah"lirih Gia pelan sambil menatap Guanlin yang geram akan ucapannya.

"Ga boleh!" Gia menatap Guanlin dalam diam. Bingung dengan kelakuan lelaki yang dihadapannya ini.

"Lo milik gue!"tegas Guanlin dengan memegang kedua bahu Gia sedikit keras.
All Rights Reserved
Sign up to add Cold Boy to your library and receive updates
or
#921guanlin
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
ANELKA CALVARY cover
Dear You cover
No Longer Mate cover
Lembaran Coretan  cover
I'm promise with you cover
You Are The One cover
Kamu, Aku dan CINTA (end) cover
PACARNYA BOO (Sudah Terbit) cover
Ali Arkhan cover
LDR cover

ANELKA CALVARY

18 parts Complete

"Betah banget tu tangan di pegang ketos songong itu" "Maksudnya lo" "Lo milik gue Dis, gak ada orang yang boleh nyentuh lo" "Lepasin gue" "Gak sebelum lo , bilang lo mau jadi pacar gue" "Anelka lo gila ya" Orang yang menarik tangan Disa paksa itu adalah Anelka. "Gue gila karena elo" "Pergi gue , gue gak akan jadi pacar lo" "Mau kita buktikan" Belum sempat menjawab Anelka telah lebih dahulu melumat bibir Disa. Bukan nya menolak Disa malah seakan mengikuti permaian Anelka. "Gue kenapa, kok gue nerima perlakuan dia" Batin Disa berkecamuk" Sesaat kemudian Anelka melepaskan pangutan mereka berdua. "Katanya gak suka, kenapa gak nolak" Ucap Anelka dengan smrikannya. "Sekarang lo milik gue, pulang gue anter masalah motor lo biar gue yang urus" Baru saja Disa hendak membantah. "Gue gak Terima penolakan." Anelka meninggalkan Disa di sudut ruangan itu. "Shit, ada apa sama gue, apa iya gue suka sama Anelka? Ahh gak mungkin! " Batin Disa.