Sebuah Penantian Disepertiga Malamku

Sebuah Penantian Disepertiga Malamku

  • WpView
    GELESEN 46
  • WpVote
    Stimmen 16
  • WpPart
    Teile 5
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Juni 22, 2019
"Entah bagaimana bisa rasa ini ada untuk dirimu. Dirimu yang mungkin tak mengenal diriku. Aku hanya sekedar mengenal namamu, tidak lebih dari itu. Tapi mengapa hati ini memilihmu untuk berlabuh?" "Aku bukanlah orang yang suka mengumbar perasaan ini kepada banyak orang. Aku hanya menyimpan rasa ini dalam hati. Menjaganya agar tetap suci. Lebih baik menyelipkan namanya di sepertiga malam daripada menyatakan perasaan itu. Karena sesungguhnya orang yang mengumbar cintanya di hadapan khalayak umum akan kalah dengan seseorang yang mengumbar cintanya di hadapan sang pencipta- Nya yaitu Allah SWT. "
Alle Rechte vorbehalten
#176
cintadalamdiam
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • senja di matamu
  • Kulepaskan Dia
  • Diam Yang Terpilih
  • Takdir Terbaik
  • Dear Anugraha
  • Menuju Hidayah-Mu
  • Ternyata Takdirku adalah Kamu
  • Tasawuf Cinta
  • Ujung cinta Diamku
  • AZALEA

senja di kala sore itu yang telah mempertemukan kita kembali,setelah sekian lama tak pernah lagi kutatap teduhnya matamu.bayanganmu kembali bertahta di ingatanku,sekian lama ku hempas jauh rasa itu,dan mencoba untuk menghargai dia yang mencintaiku,tapi rasa itu kembali lagi hanya karena sebuah pertemuan yg tak sengaja dan tak pernah kuduga, mengapa? mengapa di saat aku ingin mencintai dia yang mencintaiku kau pertemukan kembali aku dengannya?mengapa rasa yang sudah lama terhempas kini kembali hadir dan menghempas cinta yang mulai tumbuh untuknya hanya dengan satu pertemuan? oh Allah inikah jawaban dari doa yang pernah kulangit kan sebelumnya?,jika benar tolong jaga rasa itu hingga takdirmu yg menentukan... "ayoo,ikuti ceritanya! in shaa allah seru dan menguras emosi"

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien