Story cover for SENIORITY by dandelionnnnnnn
SENIORITY
  • WpView
    Reads 828
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 828
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Jun 07, 2019
Slow Update!!

"Cinta ndasmu!! Kalo cinta, ya bersikap selayaknya mencintai. Ini malah menghancurkan hari-hari berharga gue!" -Aileen

"Gue pikir, menindas adik kelas hanya bagian dari keisengan gue sebagai senior. Nyatanya mengganggu adik kelas yang satu ini hanyalah alasan agar gue bisa dekat dengannya."
All Rights Reserved
Sign up to add SENIORITY to your library and receive updates
or
#5wattyawards2019
Content Guidelines
You may also like
Cheerful Girl [ENDING] by RosyPutri4
53 parts Complete
[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!
You may also like
Slide 1 of 10
Evando&Seraphine [END] cover
Letha cover
Mellifluous {END} cover
Numbness (selesai) cover
Cheerful Girl [ENDING] cover
My Psycopath Man (Sudah Terbit) cover
Prestige cover
WLIT [1] : When Love Isn't Talking cover
Crazy Seniority [Completed] cover
Aoi'Nara'n [2020] cover

Evando&Seraphine [END]

53 parts Complete

SEBAGIAN PART DI PRIVATE. SILAHKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠ Proses Revisi 🗂 "BANGS*T" umpatnya, "dan lo semua bilang sama si ketos sialan itu gak usah so jaim DASAR GAY." "EVAANNNN...BAWA MOTORNYA PELANNN PELANNN GGUEE TAKUTTT " dengan berteriak larisa memeluk pinggang evan erat. "Ini asik loh ..kan lo bisa lama lama peluk gue hahah" "Gue kira lo baik mau bantuin gue sampai berdebat dengan kak alkan tapi ...LO MALAH NUSUK GUE DARI BELAKANG LARISA INDRAYANI!" "ANJ*NG LO MAU MATI DI TANGAN KITA HAH?!!!" "SSS-STT-TOPP...GGUEE...BBAKAL LAKUIN APA YANG LLO MMAU ASSALKAN JANGAN SAKKITIN EVANNN....GGUE MMOHON" "Termasuk lo jadi milik gue!! Hem??" "Gue mau lo jadi pacar gue! Gue gak Terima penolakan! Ngerti?!" "Ta-app--- " "Ini kan yang lo mau dari dulu? Hem?" Desak evan. "Mm-akk-ssud kak Al-kkan aa-ppa?" Penasaran sama kelanjutannya kuy lah langsung baca dan jangan lupa tinggalkan vote dan coment karena itu gratis ya gaiss...hihihi Start 01 Juli 2019 Finish 20 Maret 2020