Without You

Without You

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 7, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Karena jadi diri sendiri itu lebih menyenangkan, jauh lebih menyenangkan daripada berkhayal, berharap, dan mengejarmu.. Sahabatku mengajarkanku tentang bagaimana merangkai sebuah cermin yang pecah. Mereka punya cerita menyakitkan yang membuatku mengambil makna yang membuatku semakin berniat menghilangkan sebuah rasa, yang begitu lama terpendam.. Sahabat adalah orang yang tidak pernah bosan meninggalkan ocehanmu. Itulah kalimat rangkaian Raline Pratiwi, mahasiswi diUniversitas ternama dikotanya. Seorang gadis pecinta matematika, tak diragukan, jurusan matematika ia ambil diuniversitasnya. Disitu Raline bertemu seseorang yang membuat hatinya dipermainkan, bayangkan bagaimana rasanya mencintai begitu dalam lalu ditinggalkan begitu kelam? Tetapi semua ratapannya dihilangkan sahabatnya. Hingga suatu tragedi besar terjadi, suatu perpecahan terjadi, dan semua kembali pada kesendirian.
All Rights Reserved
#280
disappointed
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naura & Lukanya
  • Kisah Klasik Dua Bulan Terakhir
  • THE BEST FRIEND [GFRIEND FF]
  • Lifani -ketika ku lenyap dari dunia-
  • Kalau Aku Bukan Lagi Temanmu, Siapa Aku?
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Everything Happens for a Reason
  • Dear My Teacher (End)

⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura dan Lukanya adalah cerita tentang seorang perempuan yang terlalu lama memeluk lukanya sendirian. Tentang hati yang terbiasa pura-pura kuat, meski diam-diam hancur setiap malam. Naura tumbuh bersama kehilangan, kekecewaan, dan rasa sakit yang perlahan mengubahnya menjadi seseorang yang sulit percaya bahwa dirinya pantas dicintai dengan utuh. Hingga sebuah pertemuan yang awalnya terasa salah mempertemukannya dengan seseorang yang tidak pernah ia duga akan menjadi rumah. Pertemuan yang datang di waktu paling kacau, dengan cara yang tidak baik-baik saja, namun justru membawa mereka saling menemukan bagian diri yang selama ini hilang. Ia hadir bukan untuk menghapus luka Naura, melainkan menemani setiap proses sembuhnya. Memahami semua sisi rumit yang bahkan sulit dijelaskan dengan kata-kata. Tetap tinggal ketika dunia memilih pergi. Dan untuk pertama kalinya, Naura belajar bahwa dicintai tidak selalu harus menjadi sempurna terlebih dahulu. Karena terkadang, orang yang tepat datang bukan dengan cara yang indah. Namun hadir di saat paling hancur, lalu perlahan mengajarkan bahwa luka juga pantas dipeluk, bukan disembunyikan sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines