Renungan.mu

Renungan.mu

  • WpView
    LECTURES 645
  • WpVote
    Votes 178
  • WpPart
    Chapitres 31
WpMetadataReadTerminé ven., déc. 13, 2019
Terkadang ketika kita merasakan apa yang kita rasa kan tetapi kita tidak tau harus mengungkapkannya, meluapkannya kepada siapa dan seperti apa caranya dan ketika itu rasanya sangat menyakitkan maka merenung lah sejenak beristirahat, ungkapkan apa yang ada di pikiran kalian oleh sebuah arti dalam puitis mungkin kebanyakan orang akan menganggap ini tidak penting tapi bagi saya melakukan cara seperti ini kerap membuat hati saya menjadi tenang Ini hasil karya Dari otak goblok aku sendiri ga ada copas2an y wkwk sebelum baca di biasain buat vote, like, and comment biar saya jadi lebih semangat untuk berkarya lagi;) Alona.y ('∀'●)♡
Tous Droits Réservés
#18
qoutesremaja
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Mencintaimu Adalah Perang
  • Ungkapan Perasaan.
  • Luka Lara Luna || END
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • SUARA TINTA (Selesai)
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • Andai bisa
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Selaksa Noktah (END)

"Akan ada saatnya dimana kita bisa memilih dan sedia menerima pilihan. Sebab cita-cita cinta hanya bisa di usahakan, tanpa bisa di paksakan. Akan ada saatnya dimana aku kembali lagi bersama diriku sendiri. Sebab setelah jauh mengikuti langkahmu, aku sadar bahwa kita tak bisa di satukan. Karena disatukan hanya akan menambah kepedihan yang belum terasa. Dengan sederhana aku ingin memiliki kamu. Dengan sebongkah cinta yang padat, aku ingin meyakinkan kamu bahwa aku tidak main-main mencintaimu". Cerita yang aku tulis dengan bahasa puisi ini, kuperuntukkan untuk kita yang tengah berusaha, untuk kita yang tengah tersakiti, untuk kita yang tengah sulit melupakan, terjebak dalam kenangan dan untuk kita yang mencoba bisa menerima kenyataan. Tak ada kata lain selain berusaha, menerima, bersyukur dan mengikhlaskan.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu