Renungan.mu

Renungan.mu

  • WpView
    Reads 645
  • WpVote
    Votes 178
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadComplete Fri, Dec 13, 2019
Terkadang ketika kita merasakan apa yang kita rasa kan tetapi kita tidak tau harus mengungkapkannya, meluapkannya kepada siapa dan seperti apa caranya dan ketika itu rasanya sangat menyakitkan maka merenung lah sejenak beristirahat, ungkapkan apa yang ada di pikiran kalian oleh sebuah arti dalam puitis mungkin kebanyakan orang akan menganggap ini tidak penting tapi bagi saya melakukan cara seperti ini kerap membuat hati saya menjadi tenang Ini hasil karya Dari otak goblok aku sendiri ga ada copas2an y wkwk sebelum baca di biasain buat vote, like, and comment biar saya jadi lebih semangat untuk berkarya lagi;) Alona.y ('∀'●)♡
All Rights Reserved
#4
qoutesgalau
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Quotes Inspiration ✔
  • Indonesian Poetry
  • KIARA [End]
  • Mencintaimu Adalah Perang
  • Rangkaian Aksara
  • KONSEKUENSI HATI
  • Ungkapan Perasaan.
  • Aksara Tak Bertuan

"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2

More details
WpActionLinkContent Guidelines