BICARA
  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 26, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Aku ingin bicara padanya Tapi aku takut Apakah dia akan menyambut Atau tidak akan pernah berbicara selamanya Rasa takut untuk mencoba Rasa penasaran untuk mengajak bicara Rasa iri dengan perempuan yang dekat dengannya Rasa sayu untuk menyerah saja,, Jadi apakah aku akan dekat dengannya Atau malah semakin jauh,,dulu kami dekat Tetapi hadirnya dia yang baru membuat hidup kami juga berubah jadi baru. Selamat kamu beruntung tapi maaf aku masih belum menyerah, bukan karena aku bodoh aku hanya ingin membuktikan bahwa aku adalah seorang yang memegang ucapan bukan menjilat ludahan.
All Rights Reserved
#773
diam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Stupid Love Story
  • Couple Goals [Completed]
  • KAYGAR [ON GOING]
  • Lelah
  • TAK BERSAMBUT
  • Bucin || Jikyu [END]
  • SasuHina - I Knew I Love You
  • AFL[1] -UNVOICED [completed]
  • someone like you

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines