Story cover for Dear AldBarack. by AlmiraRhei
Dear AldBarack.
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jun 08, 2019
Seorang Melody yang susah di dekati oleh para lelaki memiliki sifat yang tangguh juga percaya diri, dia juga pintar dalam semua bidang, dan hal itu membuat satu-satunya perjaka tampan di sekolahnya kagum juga jengkel.

"Lo tuh emang cewek centil tau nggak !!, lo pikir, lo bisa ndapetin semua cowok di sekolah ini ?!?!?!, dasar pel**ur" bentak Saga yang saat itu naik darah.
"Maksud lo apa sih ga !!!!, udah.., puas lo ngehina dan malu-maluin gue di depan banyak orang ?!?!, asal lo tau ya, cewek yang di foto itu bukan gueee !!!, serah lo deh kalo lo nggak percaya", ucap Melody lalu berlari meninggalkan Saga.

Namun setelah Saga berusaha meminta maaf kepada Melody, di situlah mulai ada rasa sesungguhnya.

"Gue nggak butuh lo !" Bentak Melody yang terus berjalan.
"Mel !, dengerin dulu !!, Mel !!!" ucap Saga yang sedikit berteriak seraya menggapai tangan Melody.
"Mel, gue suka sama lo" ucap Saga.

Padahal Melody sudah lama mengincar Yovan, anak IPS, kira-kira Melody sama Saga bakal bersatu nggak ya ??.

"Lo mau nggak jadi pacar gue" ucap Yovan pada Melody.
"Gu...gue" Melody hanya tersenyum tipis.

Di sisi lain, Melody memiliki masalah dalam keluarganya, bukan bersama kakak-kakak nya atau papanya, melainkan bersama mamanya.
"Saat itu juga mama punya dendam yang mendalam sama kamu dan tante Rika" ucap mama Melody yang tak bisa menahan air matanya.
"Ma, ini udah takdir maa, tolong mama ngerti, nggak ada yang salah di dalam masalah ini" ucap Melody seraya memeluk erat
.
Kira-kira Melody bakal akur nggak sama mamanya?, terus Melody jadiannya sama Saga atau Yovan ?.
All Rights Reserved
Sign up to add Dear AldBarack. to your library and receive updates
or
#14canggung
Content Guidelines
You may also like
Aksara Lingga by Larisakuma08
59 parts Complete
"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.
Cakra's Last Embrace. | End | by lvnalnn
51 parts Complete Mature
Keluarga yang seharusnya saling percaya satu sama lain kini tidak lagi setelah rahasia sang ayah keluar dan membuat kedua kakak beradik ini salah paham. Mengenai kakak nya yang tak mendapat perlakuan adil, justru membuat Cesar kesal dan menganggap keluarga nya sekarang itu palsu. Dia ikut terlibat juga dalam peristiwa kecelakaan dua gadis kembar yang berujung tragis, peristiwa malang itu hanya di ketahui oleh Cakra seorang sang kakak dari Cesar. Terlibat dalam kematian saudara kembar nya Carlos? Tak memungkinkan bagi Cakra bisa mendapatkan satu pun kalimat maaf dari adik nya. Lebih dari belasan tahun Cakra telah menyembunyikan hal ini bahkan keluarga nya dari Cesar. Ketakutan terus menyelimuti, tidak memberitahu nya hanya karena takut jika Cesar akan menuduh yang tidak tidak. "Sebenarnya gue ga ada maksud buat bunuh saudara gue sendiri!." "Ya terus maksud lo gimana?! Siapa yang bunuh kak Carlos kalo bukan lo!." "Ayah! Kalo bukan karena ayah gue ga bakal nyembunyiin masalah segede ini!." "Lo egois, kak." Tidak membaik? Tentu saja, semenjak kejadian itu justru membuat hubungan kedua nya renggang bahkan sang ibu nekat mengakhiri hubungan nya dengan suami nya agar sang anak tidak merasakan kesedihan lagi atas perilaku yang di lakukan sang ayah. "Cara bunda salah." "Nak, bunda hanya ingin yang terbaik." ♪♪♪♪ Menatap langit langit mendung membuat cesar kembali ingat kepada foto yang telah dia temukan di lemari rahasia milik sang ayah yang selalu terkunci selama belasan tahun. Cesar hanya bisa menangis dan menangis saat mengetahui perilaku kejam sang ayah dan juga kakek neneknya kepada kakak nya sendiri. Sungguh ironis, keluarga apakah ini. Sehingga, pembalasan dendam pun telah mencapai puncak yang mengharuskan Cesar harus kehilangan nyawa nya untuk selama lama nya. "Kak, makasih ya?." ♪♪♪♪ "Keluarga palsu." ♪♪♪♪ "Lo penyebab kematian kembaran gue." "Maksud lo?."
You may also like
Slide 1 of 9
Aksara Lingga cover
Males, ribet.  cover
Boyfriend  cover
Because I'm Stupid (End) cover
SYAKIRA how are you? cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
Diantara mereka cover
Cakra's Last Embrace. | End | cover
tentang sebuah rasa cover

Aksara Lingga

59 parts Complete

"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.