ADA DAN TIADA

ADA DAN TIADA

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 8, 2019
(tulisan pertama) bismillahirrahmanirrahim mohon izin untuk seluruh kalangan penulis dan penikmat karya tulis, coretan ini hanya sekedar tuangan dari kesimpulan pikir saya pribadi. kalaupun ada kalimat yang menyinggung saya mohon maaf secara pribadi. "Ada dan Tiada" mungkin seluruh benda (hidup/mati) yang kasat mata pada umumnya kita anggap itu "Ada" , dan kalau yang tak kasat mata kita anggap itu "Tiada". dan konsep itu benar benar tertanam dalam diri kita sejak kecil. sebetulnya itu hanya soal konsep berpikir dan soal keyakinan saja. dalam kehidupan kita sehari-hari kita sering menggunakan rumus-rumus pasti, padahal kita tau siapa yang menentukan pasti atau tidak pasti?.. terkadang kita menganggap bahwa, apapun (makhluk) yang tak kasat mata itu tidak ada, bukan begitu?... baik, sekali lagi saya tekankan tulisan ini hanya tuangan pola pikir dari sudut pandang penulis apabila ada pendapat lain atau sanggahan sangat di anjurkan. adanya sesuatu itu karena kita menganggap bahwa itu ada, dan tiadanya sesuatu karena kita menganggap itu tiada (logika) pemahaman ini sama dengan rumusan "pasti dan tidak pasti". yang perlu kita fahami... kaya >< miskin pintar >< bodoh sehat >< sakit baik >< buruk benar >< salah itu semua tidak ada, kalaupun ada itu hanya konsep yang tertanam sejak sekian abad lalu sebagai serangan ideologi persatuan rakyat. yang berfaham seperti itu biasanya kaum sudra, Dan ini adalah awal dari kesalah fahaman kita semua yang satu dengan yang lain. kesimpulannya, "ada dan tiada" itu terletak pada konsep cara berfikir. akan tiba masanya dimana yang "Ada" akan tiada, dan yang "Tiada" akan ada (datang/hadir). #kritik, saran sangat di butuhkan #SEKIAN TERIMAKASIH #sajakpemula
Public Domain
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Queen Alya Az-zahra (END & REVISI)
  • Air Mata Cinta
  • Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah
  • N O R A [on going]
  • HATI💔 YANG TERPILIH
  • di akhir perang
  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)
  • Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz
  • Kutinggalkan dia karena Dia

Setiap manusia memiliki kesalahannya masing-masing. Tak ada satu pun yang benar-benar sempurna. Dan tak ada pula yang sepenuhnya terbebas dari khilaf, dari dosa, dari luka yang ia ciptakan sendiri... atau yang ia warisi tanpa pernah memintanya. Begitu pula dengan seorang gadis yang masih terjebak dalam kebingungan tentang dirinya sendiri. Ia tidak tahu ke mana harus melangkah, tidak tahu arah mana yang layak ia sebut sebagai tujuan. Di antara sunyi dan gelap, ia bertanya... apakah dirinya masih pantas untuk diampuni? Apakah kesalahan dan dosa yang menempel di hatinya masih bisa dimaafkan? Hidupnya terasa seperti berjalan di lorong panjang tanpa cahaya. Tanpa penerangan. Tanpa pegangan. Tanpa payung yang mampu melindunginya dari derasnya hujan kenyataan. Ia hidup, namun seolah tidak benar-benar memahami untuk apa ia hidup. Ia melupakan kewajiban, mengabaikan panggilan hati, hingga perlahan kehilangan jati dirinya sendiri. Dan ketika seseorang kehilangan dirinya... apakah masih ada jalan untuk kembali? Publish : Juni 2024 The End : Juni 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines