Senja 2 Pantai

Senja 2 Pantai

  • WpView
    Reads 1,224
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 3, 2020
"Kala rona jingga sang surya semburat di nabastala, di situlah memori tentangmu menari di pelupuk mata." - Sherin - "Ada hal yang tidak bisa dijelaskan dengan kata. Tunggu waktu itu tiba, maka kau akan paham alasannya." - Fero - "Aku akan mengusahakan semua hal yang mampu membuatmu bahagia, meskipun nantinya hatiku harus tergerus luka." - Reno - Sherin dengan sifat cerianya, begitu gampang membuat orang nyaman saat berada di sisinya. Namun di usianya yang ke-26 tahun, dia belum memikirkan perkara jodoh. Baginya, urusan asmara belum begitu penting. Karena prioritasnya saat ini adalah kebahagiaan sang ibu. Dia terlalu bekerja keras agar bisa segera membangun rumah yang layak untuk ibunya. Sampai akhirnya dia mengenal Fero, mahasiswa baru yang bekerja paruh waktu di kantornya. Ketika teman-temannya menganggap Fero hanya bocah ingusan, Sherin justru merasakan hal yang berbeda. Dunianya seolah jungkir balik karena kehadiran pemuda berusia 18 tahun tersebut. Apakah Fero akan sangat memengaruhi hidup Sherin? Lalu, apa usaha Sherin agar hadirnya Fero tidak mengusik 'masa kritisnya'? -------------------------- Ingin tahu kisah selengkapnya? Silakan simak setiap chapternya 😊 Instagram: assuci18_ Twitter: @AsSuci1
All Rights Reserved
#114
cintabedausia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NIDA ( END )
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • Sister or More
  • LOVE IS BLIND
  • F.R.I.E.N.D.S ; The reason of parting (END)
  • Takdir Semesta
  • A Memory of You
  • Resep Cinta To Senior

"Berhenti main main! Gue pengen serius." Tukas Aldi dengan wajah seriusnya, tanpa ada sedikit unsur candaan. Ia nampak sedikit gusar sebab wanita dihadapannya ini tak pernah menganggap ucapannya serius. Nida sedikit ketakutan saat laki laki didepannya itu menaikkan nada bicaranya. Ia juga terkejut,laki laki yang satu ini selalu menjadikan apapun seperti lelucon dan candaan, namun kini dia terlihat begitu serius membuat Nida tak mampu menjawab dan hanya bisa membisu. Sial! Kenapa jantungnya berdegup keras. Ya ampun Nida merasakan pipinya memanas. "Lo harus jawab, nona muda." Aldi mendekatkan tubuhnya pada gadis dihadapannya hingga jarak mereka semakin tipis. Aldi merendahkan pandangannya, sebab tinggi mereka tidak setara. Dan di sini jelas Nida lah yang tidak terlalu tinggi. Nida mengangkat kepala dan pandangannya. Aish! Jantungnya sangat berdegup kencang. "Runtuhin tameng hati gue. Buat gue percaya akan hal itu." Ujar Nida dengan bersikeras menahan degupan di dada nya. Seulas senyuman terukir di wajah indah Aldi, dia kemudian mengambil jarak kembali menjauhkan tubuhnya,sebab ia tahu bahwa gadis dihadapannya itu tidak nyaman. "Setelah gue berhasil, gue gak bakal lepasin lo. Gue yang akan jadi pemenang. Hm?" Terdengar jelas seperti tantangan Aldi berucap. Membuat Nida semakin kalut. Ahhg! Aldi selalu saja berhasil membuat desiran aneh dalam tubuh Nida. Demi apapun Nida ingin menendang Aldi jauh jauh saat jantungnya berdegup keras. Bisa semakin malu ia jika Aldi mendengar degupan jantungnya. Tanpa Nida sadari, ia lah yang terjebak oleh ucapannya itu. Antara hati dan logika. note : ( Beberapa adegan terinspirasi dari cerita orang sekitar. ) ( Dipublikasikan pada : 6 Juli 2020 ) ( End ) ( Dilarang copas, atau plagiat cerita ini! Mikir sendiri jangan seenaknya, lu kira nyari ide cerita segampang nyari upil? ) Rank 1 #Nida ( 8 Juli 2023 ) Rank 1 #pdkt ( 21 Juli 2023 )

More details
WpActionLinkContent Guidelines