Tak Terindukan Lagi

Tak Terindukan Lagi

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jun 15, 2019
Dia adalah lelaki yang terus ku rindukan dalam mimpi maupun nyataku. Bersama hari-hari lalu yang tampak bagus sempatku rekam dalam relung juga catatan harianku. dia adalah alsannku tetap menyendiri dalam kekosongan yang tak bisa aku kendalikan lagi. Berawal dari hal yang indah kemudian memeras habis keyakinan bawah itu adalah tak selalu abadi. aku kemudian membenci teramat sangat membenci tanpa pernah ingin beranjak dari lubang pilu ini. Mengapa setiap keyakinan selalu terpatahkan oleh perbuatan yang menyakitkan hati? mengapa hati wanita begitu rapuhnya perihal asmara? Aku bukannya merasa tak adil dengan keadaanku. Tetapi takdir bisakah kamu membuat keadaan ini kembali utuh . aku teramat mencintai setiap luka dan tetap berhenti dikamar kosong ini. membisu sembari mengingat hal yang kau tinggalkan yang terus menyakitkan. kepadamu perasaanku tak pernah berubah. Entah itu perihal membenci ataupun mencintaimu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love In Paris (COMPLETED)
  • RANNA
  • Long Distance Relationship(LDR)!
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • The Fate Of My Life (END)
  • flashback~
  • KENANGAN INDAH BERSAMAMU
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Cerita Tentang Kita

(BEBERAPA PART DI PRIVATE. FOLLOW TO READ IT!) "Manusia tidak akan pernah abadi. Tapi cinta, akan selalu abadi bersamamu." Wanita itu berharap bahwa ia bermimpi sekarang. Bagaimana bisa, sosok yang ia ketahui sangat mencintainya, berlalu begitu saja meninggalkan jejak kepahitan. Hari berlalu bagaikan sewindu. Begitu lama. Dan selama itu pula rasa sakitnya masih bermuara di dalam sana. Hingga suatu hari, seseorang datang dalam hidupnya. Membangkitkan binar di mata birunya lagi. Membangkitkan gelora yang selama ini terpendam. Namun ternyata tidak semulus itu. Sakit hati dan kepahitan perlahan menghujaminya kembali. Sampai ia tahu suatu kebenaran. Kebenaran yang tak pernah ia sangka sebelumnya. Kebenaran bahwa ia berada diantara dua cinta. Cinta yang sebelumnya sempat ia ragukan. Cinta yang begitu sempurna.

More details
WpActionLinkContent Guidelines