D alam T akdir

D alam T akdir

  • WpView
    LECTURES 703
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Chapitres 21
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., mars 9, 2020
Pada dasarnya manusia adalah makhluk pelupa, menulis atau bahkan mengabadikan gambar melalui lensa kamera merupakan cara yang banyak di pilih oleh manusia. Mungkin dengan cara tersebut kita dapat mewariskan sepenggal cerita atau senyum bahagia kepada para manusia masa depan. karna itulah meski hanya sepenggal cerita yang sederhana atau gambar yang usang, namun untuk melupakan hal-hal kecil sangat membuat ku tarkucilkan di ceritaku sendiri. Lantas apa yang aku dapat setelah itu? Yah jawabannya adalah kenangan, kenangan manis yang seketika berubah menjadi masam,kecut dan pahit,tak ada seorangpun yang ingin merasakan kenangan tersebut, namun cobalah ambil kutipan dasarnya yaitu kata ikhlas. Mengikhlaskan adalah cara yang sulit bukan?. Namun seiring berjalannya waktu aku bisa melupakannya dengan berbagai kesibukan,baik dari pekerjaan ku sendiri maupun dari orang-orang baru yang ku temui, mereka berhasil membuat hati yang kosong menjadi berpenghuni, hati yang layu menjadi bersemi. Mengapa "D alam T akdir"?. Menurut ku manusia tak bisa dipisahkan dari yang namanya 'Takdir', baik it takdir yang kita inginkan maupun takdir yang mempercundangi kita. "D alam T akdir" mungkin adalah pemikiran ku yang sangat sporadis,sangat naif dengan berusaha melawan arus 'T akdir' , dengan merasa aman dan nyaman tanpa pernah memikirkan hal terburuk dari sebuah perpisahan.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Jodoh Gak Akan Kemana || un1ty  [END]
  • di akhir perang
  • UNREQUITED LOVE
  • SQUAD TO SIBLINGS {END} ✓
  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)
  • Senandika untuk yang Tak Bernama (GreShan)

jodoh gak ada yg tau, sama seperti kisah ini. setiap ketemu pasti ada namanya perpisahan, memilih kehendak bukan hal yg mudah, terkadang kita menurunkan ego untuk membahagiakan orang lain. setiap manusia punya cara bahagia nya masing-masing untuk bahagia. Tapi tak luput dari kata kecewa. - - - - * Cerita fiksi • hanya nama yang dipakai sama, watak, cerita umur hanya fiktif *selamat membaca*

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu