Story cover for WE PLAY by MSGIGAPS
WE PLAY
  • WpView
    LECTURAS 26,194
  • WpVote
    Votos 1,341
  • WpPart
    Partes 42
  • WpView
    LECTURAS 26,194
  • WpVote
    Votos 1,341
  • WpPart
    Partes 42
Continúa, Has publicado jun 09, 2019
Contenido adulto
Setelah perjuangan Anna dan Adham untuk bersama. Akhirnya mereka dikaruniai anak anak yang cantik dan tampan. Tapi ternyata kehidupan Adham bersama keluarganya tidak berjalan mulus. 

 Kenapa Adham tidak bisa tenang walau sudah mempunyai keluarga?

 Apakah musuhnya akan tetap menghantui Adham dan Anna beserta keluarga?

  Cerita ini adalah sekuel kedua dari Let's play, disini menyajukan petualangan anak anak Adham dalam mengetahui sesuatu yang tidak mereka ketahui.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir WE PLAY a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
A R S E A N A cover
Rumah Tanpa Pintu [ON GOING] cover
TAKDIR TERBAIK (TERBIT)  cover
Bunda, ini arahnya kemana? (muthe story)  [TAMAT]✓ cover
My Young Wife cover
Aseano Samudra [End] cover
ego dan penyesalan cover
FILOSOFI RUMAH cover
Cho Twins cover

A R S E A N A

31 partes Continúa

••• Tentang Arseana yang sudah mati namun menemukan dirinya yang lain masih hidup di dimensi berbeda dengan kisah hidup yang masih sama. Entah kenapa dirinya disini sudah mempunyai anak dan istri, keluarga nya sendiri yang dia pikir hanya impian yang takkan pernah menjadi kenyataan. Tapi.. Takdir menyiapkan skenario berbeda dari harapannya, ke tiga anaknya membencinya. Benci karena sikap nya yang datar dan tidak berperasaan yang seolah memaksa mereka menjadi sosok sepertinya dan itu dimulai saat ibu mereka tiada. Cerita ini bukan hanya cerita Sean dengan segala masa lalunya tapi cerita Sean mendapatkan hati anak-anak nya kembali. Di dalamnya ada cerita persahabatan juga kekompakan taruna memecahkan misteri. Ada juga, cerita betapa konyolnya remaja SMA menjalani hari. Konfliknya? Mereka yang tak pernah membiarkan Sean pergi! ••• "Kau adalah aku. Dan. Aku adalah kau." "Tidak. Kau adalah kau. Dan aku adalah aku." ••• "Jangan berbicara. Seolah kau. Peduli!"-Alderic "Kau yang dulu tiada bersama ibu!."-Leandric "Jauhi adik adik saya! Tuan Sean."-Keandric ••• Itu yang cuma liat prolog aja ga baca cerita ini cukup tau sih 😠🫵