Hujan turun deras saat dunia terasa terlalu berat untuk Dimas. Hatinya yang patah tak menemukan tempat berlabuh-hingga seseorang datang, memayunginya, basah demi dirinya. Dimas, remaja pendiam yang baru pindah ke Bali, ingin melupakan masa lalu yang pahit: perceraian orangtua, mimpi yang kandas, dan identitas yang tak mudah diterima. Di sekolah barunya, dia bertemu Prana-ketua OSIS yang sempurna, dan Boy-si pembangkang yang misterius. Prana memberinya rasa nyaman, Boy memberinya teka-teki. Di antara canda, luka, dan rahasia, Dimas mulai bertanya: siapa yang benar-benar melihatnya? Dan apakah hatinya siap mencintai lagi? Ini adalah kisah tentang kehilangan, keberanian mencinta, dan menemukan kembali diri sendiri di bawah payung yang tak selalu melindungi dari hujan.
Więcej szczegółów