Sang Penyair

Sang Penyair

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah si pemenggal kata dengan sahabatnya si wanita keras kepala. Bintang: "Aku ingin menjadi bintang dan kamu adalah bulan langit malam, karena apa? Karena aku hanya ingin ada kita, tanpa dia." Bulan: "Kalau begitu aku ingin menjadi langit siang agar bisa bertemu dengan matahari bukan bintang." Bulan tertawa imut menjulurkan lidahnya. Bintang: "Seperti biasa, Aku akan tetap menjadi bintang dan menunggumu kembali menjadi bulan langit malam, karena bulan tak akan pernah bisa pergi tanpa bintang."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REDUP
  • langit biru
  • Mentari Tanpa Sinar
  • FOR MY LINTANG [Revisi]
  • Painful By Accident (Completed)
  • Epilog Tanpa Prolog
  • Memories in Moon
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Cinta Pertama Rembulan
REDUP

"Tidak semua yang terlihat baik-baik saja itu benar baik-baik saja. " "Sesakit apapun yang aku rasakan, aku akan tetap menjadi matahari untuk mereka. " "Tuhan, Terima kasih... " Tentang seorang gadis bernama Mona Ayyana sabila, gadis yang kuat berjuang demi rasa sakitnya. Selalu memberikan kebahagian walaupun tidak mendapat balasan. Yang selalu dia katakan... "Aku akan menjadi matahari yang selalu menerangi, lalu akan pergi ketika bulan sudah datang. "

More details
WpActionLinkContent Guidelines