Slice of Marriage Life

Slice of Marriage Life

  • WpView
    Reads 3,107
  • WpVote
    Votes 145
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 5, 2019
Menikah itu menyenangkan, katanya. Faktanya, menikah itu sangat-amat menyenangkan, sekaligus menyedihkan. Dia yang membimbing, menyenangkan, menyemangati, menjaga, menghargai, melindungi, dan semuanya sesuai porsi. Aku juga akan selalu mencintai, sesuai porsi. Sesuai judulnya, cerita ini akan bercerita tentang kepingan kecil momen kebahagiaan, kesedihan, kebersamaan, kekecewaan, kekompakan, kelucuan dan segala rasa dalam ikatan dua orang bernama pernikahan. Untuk kalian yang belum menikah, agar tahu bahwa pernikahan bukan hanya tentang kebahagiaan. Untuk kalian yang baru menikah, agar tersenyum sendiri dan berkata, "ah, iya bener banget." Atau berkata, "ah, momen ini boleh juga dijadikan referensi." Hahaha Untuk kalian yang sudah lama menikah, agar bernostalgia jaman pengantin baru dulu, mungkin sambil me-review kebiasaan apa saja yang masih bertahan sampai sekarang. Dibuat 5 Syawal 1440 H. One hundred percent happened in my mind.
All Rights Reserved
#273
istri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dia Suamiku (ENDING)
  • My Sweet Husband [belum Revisi]
  • All My Heart [the END]
  • Sweet RomanShit
  • The Honeymoon Is Over [FIN]
  • FEEL ( ArSyah ) -END-
  • Family Time(lessly)
  • The Man
  • GOOD DADDY (REVISI)
  • He Is My Husband (Selesai season 01)

Highest rank 🏅 #1 accident (21/05/2020) #1 sosweet (21/06/2020) #3 accident (23/05/2020) #10 Romance (08/05/2020) *** "Bersikap yang manis, sekalipun lo gak menginginkan pernikahan ini." Bisikan itu membuat wanita ini menoleh menatap pria yang berdiri di sampingnya. Pria yang saat ini adalah suaminya. "Bisa, kan?" Pria itu menaikkan alisnya sebelah saat menatap gadis yang kini berstatus sebagai istrinya. Wanita itu mendengus kesal. Haruskah ia memperlihat senyum bahagiannya saat ini? Bagaimana bisa, sedangkan ia tidak menginginkan pernikahan ini. Hmm... Bukan pernikahan, tapi pria yang berstatus suaminya itu bukanlah pria yang ia inginkan. Jadi, wajar saja jika ia sulit untuk bersikap manis. Apalagi untuk tersenyum bahagia. Benar! Ini adalah mimpi buruk untuknya. Lalu bagaimana kelanjutannya, apakah pernikahan itu benar-benar nyata terjadi atau hanya mimpi buruk?

More details
WpActionLinkContent Guidelines