Imam Terbaik

Imam Terbaik

  • WpView
    Reads 785
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 22, 2020
Ketika kamu menemukan seseorang yang sudah sejak lama kamu tunggu, mengajak untuk mewujudkan mimpi yang terus hadir, menjadi nyata. Sesuatu yang membuat Syeral terus tersenyum, ia tidak tahu siapa orang tersebut. Ia hanya yakin bahwa orang itulah yang akan menuntunnya menuju surga, mengingatkannya untuk terus berjalan dibawah naungan sang pencipta. Tapi sebuah kenyataan kini menampar keras pipi Syeral, tubuhnya tergoncang hebat, air matanya terus bercucuran dan hatinya seperti dipatahkan walau tak memiliki tulang. Akhirnya wanita itu memilih untuk mengasingkan diri, menutup rapat jalan menuju hatinya. Semua karna musibah yang menimpa sumber kebahagiaannya, seseorang yang membuatnya tersenyum akhir-akhir ini. Dan dia pun datang, memeluk erat tubuh rapuh Syeral. Mengobati luka, yang kini perlahan mulai memudar. Menumbuhkan bunga yang sudah layu, kini kembali mekar. Semua karna kuasa Allah dengan skenario indahnya.
All Rights Reserved
#147
muslimah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Journey Of Diara -  Beautiful Patience Is Struggle For Jannah -
  • MAS WILDAN [END]
  • DI JODOHKAN DENGAN WANITA BERCADAR (LENGKAP)
  • Lantunan Surah Asy-Syams
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • Qiyamah Senja-completed
  • Takdir From Allah (Revisi)
  • My CaIm✓ [HIATUS]
  • ArKa (End)

Diara, seorang gadis imut yang penuh talenta. Supel dan sangat humoris. Berperawakan 155cm, alis natural tanpa lukisan sudah menunjukkan bahwa dia begitu memikat. Mata yang coklat semburat hitam dengan kelopak mata yang belok. Diara bukanlah gadis yang manja, dia penuh kejutan dan tipe setia. Tapi, dia bukanlah tipe orang yang mudah melupakan suatu hal. Tak terkecuali kenangan pahit. Bukannya pendendam, tapi dia amat perasa. Hatinya rapuh, sudah sejak lama. Sejak dia masih belia. Kenangan buruk 15 tahun yang lalu membekas. Membawa trauma hingga kini. Diara, menutupi kerapuhan hatinya dengan selalu bersikap ceria. Butuh waktu dan perjuangan amat lama untuk menyembuhan trauma hingga dia bisa tegar menghadapi kehidupan. Kehidupan yang amat pahit. Hingga kini, kehidupan palsunya terbungkus rapat. Tiada yang tahu. Bahkan keluarga dekatnya sekakipun. Hingga suatu sore, bayangan kelam itu tiba-tiba muncul sangat nyata. Bukan berupa mimpi buruk lagi yang selalu dia alami tiap malam. Keringat bercucuran, tangan dan tubuhnya gemetar. Bola matanya terpatri dalam hingga berkedippun terasa berat. Semua anggota tubuhnya kaku. Namun tiada tenaga. Tidak ada kekuatan yang biasa ia banggakan. Aaahhh.... Sore itu dunia terasa sangat gelap, sesak dan sungguh berkabut. Air matanya tidak bisa dibendung lagi. Meleleh begitu saja tanpa permisi. Semakin lama mata Diara memandang laki-laki itu, semakin bergetar hebat tubuhnya... Tidak bisa bergerak. Mematung melihat sesosok lelaki itu berjalan lurus menghampirinya. Semakin dekat, semakin terlihat jelas senyum bajingan itu. "shit...! Kenapa badan ini mematung? Kenapa tidak ada tenaga? Kenapa bajingan itu tersenyum manis padaku? Apa dia lupa kelakuannya? Aaahhh... Iyaa, pantas saja dia seringan itu hidupnya. Karena dia memang BAJINGAN". Ruruk Diara dalam diam. Dingin, tetiba sekujur tubuhku menjadi dingin. Pandangan menjadi kabur. Kenapa senja sore berjalan begitu cepat. Aahh... Kenapa sudah gelap??? Apa sudah malam? Diara!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines