My Princess Mine

My Princess Mine

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 20, 2019
"Hujan udah reda, mungkin karena mulut lo yang pedas plus panas makanya hujannya berhenti," sindir Jeno seraya bangkit dari tempat duduknya. Di ikuti oleh Zata yang juga ikut berdiri seraya menatap langit. "Mulut lo tuh, yang nyinyir bisanya cuma nyindir doang, udah kayak anak alay kehabisan stok status aja." Berawal dari pertemuan Jeno dan Zata di depan halte sekolah dengan keadaan hujan. Rupanya mengundang rasa penasaran Jeno lantaran Zata yang sepertinya tidak sedikitpun tertarik dengan kehadiran Jeno. Padahal, Jeno merupakan ketua tim basket SMA Darma yang namanya sangatlah populer di kalangan murid-murid cewek bahkan guru. Hingga Jeno memulai topik pembicaraan utama namun malah berakhir pedas bagi keduanya karena perdebatan masalah hal kecil. 'Orang pertama yang berhasil membuatku penasaran, adalah kamu.' -Jeno Libraka-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sudut pandang (felisha)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Imaginary Boyfriend
  • RESURGERE: The Andalas Of Nusan [CH]
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • ★BABY ZION★
  • Sejenak Luka
  • AGATHA (Ketua OSIS Galak VS Bad Boy Nyebelin)
  • ALTERIO
  • A GA TA || Lee Jeno [COMPLETED]

"Kasih gue tutorr dong din. Kayaknya lo gampang banget bisa punya pacar. Masa gue yang ganteng gini belum bisa dapetin feli juga? Lo sih fel. Susah banget di gapai. Tinggal terima gue kenapa sih? Gue kan iri sama nadine" omel galuh menyalahkan felisha membuat felisha memutar bola matanya malas. "Ya lagian, ngapain juga lo sukanya sama gue? Kan banyak cewe lain yang bisa lo sukain" cibir felisha. "Ya ngga tau, ini semua kan gara-gara lo. Siapa suruh lo cantik, gemesin, nganenin, lucu gitu? Kan gue jadi suka sama lo" *** Galuh menggeleng cepat "Ngga kok, Ayo bareng aja. Searah juga kan tujuan kita. Ke pelaminan" gurau Galuh dengan alis yang ia naik turunkan membuat felisha berdecak. "Buru! Ngga usah bercanda. Gue Ngga punya banyak waktu" desak felisha. Karena sebentar lagi shift kerjanya akan dimulai, menjadi seorang barista di caffe Coffee yang terkenal membuatnya menjadi super super sibuk disela tugas kuliahnya. Galuh murung, karena gombalannya yang sama sekali tidak mempan untuk felisha "Ya kan siapa tau nanti bukan sekedar candaan lagi fel. Tapi jadi kenyataan" ^^ "Gue buru buru itu karena Ngga pengen ketemu lo galuh" terang felisha membuat Galuh mencibir. "Jahat banget omongan lo sha. Tapi tenang aja, gue Ngga sakit hati kok" ^^^ "Ayo! Galuh tolong anterin gue ya. Nanti gue bensinin" ujar felisha sembari melongokkan kepalanya ke samping, agar bisa melihat wajah galuh yang tertutup helm hitamnya. "Dikiranya gue ojek kali. Padahalkan gue rela lakuin apapun buat dia, jangankan nganterin. Nemenin jadi suami aja pasti bakal gue jabanin" gumam galuh mencibir. "Hah?? Lo ada bilang sesuatu galuh?" "Ngga. Gue cuma bilang iya felisha cantik, lucu, unyu-unyu, gitu kok" Aku Ngga ngarep banyak yang voment, tapi disini Aku cuman pengen karya Aku bisa sampai tamat aja. Ngga lebih

More details
WpActionLinkContent Guidelines