Broken

Broken

  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 12, 2019
Anak sebagai buah hati orang tua seharusnya mendapat kasih, bimbingan, pendidikan, perhatian dan pertumbuhan dalam suasana yang aman damai dari keluarga sehingga nantinya dia berkembang menjadi manusia utuh, yang menjadi berkat bagi diri sendiri dan sesamanya Namun dalam kenyataan banyak anak yang tidak menerima semua itu tapi menjadi korban utama yang paling menderita bila terjadi PERCERAIAN, dan banyak hal-hal negatif mengoyak kepribadian anak dalam masa pertumbuhan. Baik dalan perkembangan mental, karakter, moral, spiritual, dan kepribadiannya dll.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja yang mendung
  • Perjuangan Untuk Menyembuhkan "Trauma" (Terbit)
  • Aku, Luka Dan Lupa
  • MELEPASMU
  • ON REMEMBERING
  • BROKEN (COMPLITED)
  • Bad Antagonis. ✔
  • Sekolah Tanpa Sekolahan

☘️☘️☘️ Perbedaan pendapat dengan orang tua adalah suatu hal yang wajar, karena tidak selamanya anak dan orang tua itu sejalan. Akan tetapi bagaimana kah dengan mental anak itu sendiri ketika dia dituntut dengan suatu keharusan, harus bisa dan harus mau menjalani apa yang diinginkan orang tua? Padahal anak itu punya keinginan sendiri, ingin memilih jalannya sendiri ... Jadi??? Simak kelanjutan cerita ini . I don't know what I'm doing right or wrong. but I only know one thing for sure, that making everyone happy and hurting yourself is not a good thing. . . . . Aku tau aku salah, tapi apakah semua kesalahan kesalahan semua ini ditimbulkan oleh aku saja? Apa hanya aku yang menanggung dosa ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines