Dear You

Dear You

  • WpView
    GELESEN 302
  • WpVote
    Stimmen 8
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., März 29, 2021
Hanya seenggeok kisah kecil, tentang sebuah mata yang tak henti berharap, dan hati yang tak henti meminta. "Kau tak ingin meminta lebih?" Matanya menatap gadis didepannya. "Darimu? Hehe" shanum terkekeh, "aku takkan berhenti meminta kepada-Nya, bahkan sesuatu yang lebih besar sudah kusebut". "Apa itu?" Lelaki itu menatap heran. "Surga" ucapnya dengan senyum mengembang.
Alle Rechte vorbehalten
#16
ayy
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Impossible Wish
  • Sengkala
  • Along The Wound (Tahap Revisi)
  • Dear Mia
  • BEAUTIFUL MISTAKE
  • Hai, Kak! (END)
  • morning mist
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Senja Di peluk Awan
  • Bunga Terakhir.Adelia

"Shit, mata gue salah. Jelas itu bukan dia! ia janji ga bakal bohong lagi! Enggak! Ini pasti cuma mirip" ucap seorang gadis bermata biru berambut panjang dengan air mata yang tak terbendung lagi. Sambil terus menyakinkan dirinya bahwa apa yang dilihatnya hanya halusinasi belaka. "You know? Terkadang bukan karena kebohongan kita membenci sesesorang, tapi karena sedih menerima kenyataan bahwa ia tak bisa lagi kita percaya" ucap seorang laki laki dengan nada dingin nya yang khas. Entah dari mana dia datang aku tidak tahu. Badanku kaku, lidah ku kelu dan kepalaku rasanya berat untuk menoleh. Dia langsung menarikku ke dalam pelukannya. Aku merasa menjadi orang yang sangat tidak berdaya sekarang. Bagaimana bisa orang itu dengan mudahnya memporak porandakan hidupku dalam satu kedipan mata? "Kemarin dia buat gue ngerasa begitu istimewa. Tapi sekarang, dia bikin gue ngerasa sama sekali gak diinginkan?" Ujar gadis bermata biru itu dengan berlinang air mata. "Gak selalu yang menurut lo itu baik adalah baik. Dan gak semua yang meurut lo itu buruk akan selalu buruk" Mendengar hal itu, gadis bermata biru itu hanya dapat menumpahkan kesedihannya dan air matanya di dada bidang pria itu.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien