We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Dear You

Dear You

  • WpView
    Reads 303
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 29, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Tagsayy
Hanya seenggeok kisah kecil, tentang sebuah mata yang tak henti berharap, dan hati yang tak henti meminta. "Kau tak ingin meminta lebih?" Matanya menatap gadis didepannya. "Darimu? Hehe" shanum terkekeh, "aku takkan berhenti meminta kepada-Nya, bahkan sesuatu yang lebih besar sudah kusebut". "Apa itu?" Lelaki itu menatap heran. "Surga" ucapnya dengan senyum mengembang.
All Rights Reserved
#5
ayy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • beach and you
  • AKRA STORY Aksa & ayra
  • Risalah Hati (ZeeSha) [END]
  • The Best Ending [ END ]
  • See me as myself, not my twin(delshel)END
  • Takdir Pilu Azizi
  • Senja Di peluk Awan
  • [1] Tukang Mokel | Ondah Family
  • morning mist

" pantai tuh kenapa indah ya ka? " tanya asya menatap hamparan pasir pantai dan air yang menyatu. " indah, tapi bisa bikin lo mati sya. " jawab ken menatap wajah asya dengan lekat. " lo masih ngga suka pantai?" tanya asya menatap ken. " ya, sampai kapanpun gue ngga bakal suka pantai. " 🥀🥀 "Hai, ini ceritaku. cerita yang menurutku paling seru dalam hidupku. Aku bertemu dengan seseorang yang entah kenapa sering membuat aku merasa bahwa duniaku ada pada dirinya. setiap kali aku bertemu, berbincang, bercanda, dan bahkan saat berbagi cerita pun aku merasa... dia orang yang selama ini aku cari cari. Dia yang jujur, apa adanya, sabar, dan yang terpenting dia tau cara menghargai seseorang. aku sering bercerita banyak hal dengannya, dari hal kecil maupun besar. Aku sangat suka dengan reaksinya, jujur tanpa menutupi apapun. Dia akan merespon sesuai dengan tema cerita yang aku beri.. Dan aku menyukainya. Entah sejak kapan aku menyukai lelaki itu. Dan entah sejak kapan pula aku mulai mengejar rasa itu, hingga sangat jauh. Sampai aku tau, ketika dia berbicara " aku gabaik buat kamu" , aku tahu dia mau yang terbaik buat aku.. so, ini ceritaku... "

More details
WpActionLinkContent Guidelines