Zapocallypse

Zapocallypse

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 23, 2023
Perjuangan untuk mempertahankan kehidupan yamg baru dimulai setelah tersebarnya wabah penyakit itu. Orang-orang mulai menggila, mereka mencakar kulit tubuh, menggigit tiap inci tubuh. Mereka membunuhmu sesaat tapi menjadikanmu monster untuk waktu yang lama hingga kehidupan berakhir. Memulai kehidupan baru tidaklah semudah memulai kisah cinta yang baru. Mengubah sisi lain dari dirimu tidaklah semudah mengubah settingan handphone. Menjadi seorang pembunuh tidaklah semudah menjadi seorang pembual. Aku Ravhea,berjuang bersama kakak dan adik sepupu dan juga teman-temanku untuk bisa bertahan dan memulai kembali kehidupan lama yang telah hancur. Semua dimulai dari sekolahku dan diakhiri digedung pertahanan Istana Negara.
All Rights Reserved
#523
virus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • END OF THE WORLD || ☢️SEGERA TERBIT☢️
  • Apocalypse: Awal Dari Akhir ✔
  • Apocalypse.
  • viruz : lari atau mati ✓
  • Senior High School : Final Lesson - Survive or Die
  • WABAH
  • Silent Prison
  • THE ZOMBIE
  • NECROPOLIS
  • ENDLESS WAR (HIATUS)

Hidup Putra seharusnya berjalan biasa saja sekolah, teman, dan tugas-tugas yang menumpuk. Tapi semua itu lenyap dalam satu hari, ketika dunia runtuh tanpa peringatan. Wabah misterius menyerang. Orang-orang berubah menjadi makhluk buas tak berakal disebut zombie. Kota lumpuh. Sekolah terkunci. Sinyal hilang. Dan satu-satunya pilihan adalah bertahan... atau mati. Di tengah kekacauan, Putra terjebak bersama teman-teman yang dulu terasa seperti keluarga-sekarang menjadi cermin dari ketakutan, ego, dan luka masa lalu. Bersama, mereka melarikan diri dari sekolah menuju hutan, hanya untuk menemukan bahwa bahaya tidak hanya datang dari zombie , tetapi juga dari manusia lain... dan dari dalam diri mereka sendiri. Kepercayaan diuji. Pengorbanan tak bisa dihindari. Dan pertanyaannya berubah: Bukan lagi "bagaimana cara bertahan hidup?" tapi "apa yang akan kau korbankan agar tetap hidup?" Ini bukan sekadar akhir dari dunia. Ini adalah awal dari siapa diri mereka sebenarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines