Power Study Group. [Hiatus]

Power Study Group. [Hiatus]

  • WpView
    Reads 1,156
  • WpVote
    Votes 103
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 31, 2020
"Kita ini Team, Kita harus Solid, buktikan bahwa kemampuan otak kita juga tidak bisa diremehkan!. " ~Tidak hanya sekedar StudySquad, mereka adalah kekuatan SMA 1 Phoenix dalam berjuang membangkitkan prestasi sekolah itu lagi.~ ~~~ Ada beberapa murid di dunia yang hanya bisa belajar sampai paham jika diajari langsung oleh teman sebaya nya dengan bahasa yang ringan, Termasuk Ratna. Gadis manis yang hanya pintar di mata pelajaran Matematika ini kesulitan dengan mata pelajaran yang lain karena saking cinta nya ia dengan Matematika, hal ini membuat gadis itu ingin ikut Study Group dengan teman sekelas nya agar ia bisa ikut belajar bersama orang orang yang mempunyai kelebihan kemampuan di mata pelajaran yang tidak ia kuasai. Namun, penolakan terus saja berdatangan dikarenakan kemampuan otak nya dalam menjawab soal dan daya hafalan nya sangat lemah. Ia hampir saja putus asa dan mengutuk diri nya sendiri, akhirnya sahabat nya Tania memberi jalan keluar dengan membuat Study group mereka sendiri tanpa harus mengemis gabung dengan Study Group orang lain. Mereka berhasil menemukan 3 member dengan kemampuan dan kekurangan yang berbeda-beda Lalu, Bagaimana perjuangan Ratna dan Tania dalam menyatukan target member Study Group mereka? Dan apa saja tantangan-tantangan yang mereka hadapi dalam mempertahankan Study Group mereka? Apakah mereka bisa membuktikan bahwa mereka yang selama ini tidak dianggap ada, bisa keluar dari zona nyaman mereka dan akhirnya meraih prestasi? Bagaimana tanggapan orang-orang yang meremehkan mereka? Temukan kepingan jawabannya.
All Rights Reserved
#59
ingatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Don't Talk About Money
  • Panasea
  • Emotionless  [BNHA X OC] (Slow Up!)
  • RHYTHM ( All Of Us Want To Be Happy )
  • ASRAMA LANTAI 7 {TERBIT} ✓
  • Satu semester seribu kenangan
  • THE CAST AND THE ZYLIGHTS
  • crazy, you guys are crazy
  • kata kunci
  • METAMORFOSA | ✔

Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines