Mungkin Jadi "Satu" [orine]
16 parts Ongoing "𝐉𝐢𝐤𝐚 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐭𝐮, 𝐬𝐞𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐚𝐮 𝐩𝐞𝐫𝐧𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐤𝐮." -𝐎𝐥𝐢𝐧𝐞
Mereka jatuh cinta dengan cara yang nyaris tak bersuara. Dua perempuan, dua jiwa yang saling menemukan rumah di dada satu sama lain. Tidak ada janji besar, hanya kehadiran-yang pelan-pelan menjadi kebutuhan. Dalam pelukan dan percakapan panjang, cinta tumbuh sebagai sesuatu yang jujur, tenang, dan tak ingin disembunyikan.
Namun dunia tidak selalu ramah pada cinta yang berbeda. Bukan manusia yang memisahkan mereka, bukan pula kehadiran orang ketiga. Yang berdiri di antara mereka adalah keyakinan-agama yang mereka imani sejak lama, yang mengajarkan kasih, tapi juga memberi batas. Setiap doa menjadi dilema, setiap harap berubah menjadi tanya: bagaimana mencintai tanpa mengkhianati iman?
Mereka bertahan selama mungkin, mencoba menunda perpisahan dengan harapan waktu bisa melunak. Tapi semakin lama, semakin jelas: cinta ini tidak kekurangan apa pun, kecuali jalan untuk hidup bersama. Maka mereka memilih berpisah dengan tangan yang masih saling menggenggam-bukan karena ingin, melainkan karena harus.
Cinta mereka tidak berakhir sebagai luka, melainkan sebagai keheningan yang penuh makna. Sebab ada cinta yang tidak ditakdirkan untuk dimiliki, hanya untuk dikenang-dan disimpan rapi sebagai doa yang tak pernah selesai.
*Hanyalah cerita fiksi belaka, jangan terbawa perasaan apalagi ikut terbawa kapal karam.*