Suami Idiotku [On Going]

Suami Idiotku [On Going]

  • WpView
    LECTURAS 163,809
  • WpVote
    Votos 10,321
  • WpPart
    Partes 29
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, may 20, 2022
WpInfo
Ficción
Romance
"Kamu cantik. Tapi, kenapa pakai penutup wajah?" Kuterima suapan dari tangan suamiku, setelah ku kunyah habis bakso itu. Dibalik cadar aku tersenyum. "Mas Daiyan, tau nggak?" Ia geleng-geleng polos, "Aku pakai penutup wajah demi, Mas." Memang, alasan ku itu. Bahkan sebelum aku menikah. Dahinya berkerut, ih cute banget. "Kok demi, Mas?" Aku pegang kedua tangannya yang sudah terlipat rapi di atas meja. "Makasih, Mas. Udah bilang aku cantik, karena yang berhak menikmati wajah cantikku ini cuman, Mas seorang!" Ku lihat pipinya memerah juga telinganya, maa syaa Allah..., mau seidiot apapun kamu mas. Sungguh, aku tetap cinta, karena kamu jodohku. Karena Allaah sudah mentakdirkanku denganmu, karena Allaah sudah memberikan cinta kepadaku untukmu. Nggak apa-apa kalau aku harus terus merawatmu sepanjang usiaku, karena memang istri harus mengabdi pada suami. Aku terima apa yang sudah menjadi takdirku. Anna uhibbuka fillah Mas Daiyan. -Maisara Lafiza ●REVISI SETELAH TAMAT●
Todos los derechos reservados
#561
istri
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Takdirku Untukmu (END)
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • ZAHRA
  • Air Mata Cinta Di Teras Surga ( SELESAI )
  • Kutunggu Hijrah Subuhmu (TERBIT)✅
  • Ali & Fatimah
  • ALA

📚 Spiritual - Romance "Saya gak gigit kok, gak perlu takut," ucap Rafa di tengah-tengah kesunyian mobil, membuat Aida tercenggang. Dila yang sedang menunduk sambil memegang erat cardigannya sontak menatap ke arah depan, mendapati suara tawa Aida dan Rafa di depan, jantung Dila semakin abnormal. "Kenapa takut sih? Bang Rafa bukan karnivora kok," ujar Aida yang membuat Dila meringis malu. "Saya omnivora." Rafa lalu terkekeh, tanpa menghadap ke arah belakang. "Bang Rafa itu omnivora, dia makan nasi, makan ayam, makan sayur, makan hati juga." Aida terkekeh pelan sambil memukuli pundak Rafa pelan. "Eh, saya memang suka hati ayam kok," tutur Rafa begitu asyik mengobrol dengan Aida. "Bukan hati ayam, Bang tapi hati Abang yang udah karatan karena udah lama gak disinggahi," ucap Aida yang membuat Dila tersenyum tipis. "Abang masih menuju halal, tunggu beberapa bulan ke depan," ujar Rafa yang membuat Dila penasaran, eh sedikit. 📚Cover dibuat dari gabungan pict Pinterest.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido