32 partes Continúa Hanya sebuah pertemuan tanpa kata, namun cukup urituk membuat Ziya dan Azain saling menemukan dunia baru. Di sana, di antara aroma kertas dan keheningan koridor, sebuah rasa mulai tumbuh. Namun, mencintai Azain ternyata tidak semudah menggambar sketsa di atas kertas.
Ada jurang perbedaan antara keluarga, ada pun restu yang menghambat, dan ada kecemburuan yang sering kali menusuk tanpa permisi.
Saat kelulusan tiba, sebuah janji diikat erat. Mereka percaya bahwa jarak antara dua Sekolah Menengah Kejuruan yang berbeda tidak akan mampu mengikis rasa. Namun, Ziya keliru. Dunia SMK yang baru ternyata membawa angin yang berbeda bagi Azain. Bersama seragam barunya, hadir pula sosok perempuan lain yang perlahan menghapus jejak Ziya dari ingatan laki-laki itu.
Tentang cinta yang berawal dari ruang Tata Usaha, tentang keluarga yang tak sejalan, dan tentang sebuah janji yang akhirnya luruh saat sosok baru menjadi pemenang. Apakah Ziya harus tetap menggenggam sisa-sisa kenangan, atau membiarkan pensilnya menggoreskan takdir yang baru?
-Anaqilla Ziyana