Khadijah

Khadijah

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 7, 2021
Khadijah Mafaza Putri,aku seorang gadis yatim piatu akhir zaman yang bergelimang dosa yang hanya ingin berusaha menjadi wanita sholihah,aku hanya ingin selalu meneladani ummul mukminin Khadijah binti Khuwailid. Cinta itu fitrah,biarlah cinta ini hanya dalam diam seperti Fatimah Azzahra,aku hanya mengharapkan ridhomu ya Allah,ku pasrahkan hidup,mati dan jodohku hanya kepadamu. Berdosakah aku ya Allah jika dalam sujudku selalu menyebut namanya yang bahkan tidak seiman denganku,ya Allah yang maha membolak balikkan hati tuntunlah hamba-Mu ini selalu di jalanmu. Dia Mettew Altam Emmanuel,pemuda non muslim yang mencuri hatiku,namun aku harus mengubur rasa cinta ini sampai kedasar lautan jika perlu,karena jurang pemisah yang sangat dalam. Ya Allah jika dia jodohku maka dekatkanlah namun jika dia bukan jodohku maka jauhkanlah,itulah doa yang selalu ku panjatkan di sepetiga malam dalam sujudku,entahlah rasa cinta yang kurasakan memang terlarang,tapi ada rasa yang kuat untuknya ,akankah Allah memberi hidayah kepadanya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dalam Do'a {SELESAI}
  • zaya dan abrisyam [TERBIT]
  • Berjodoh Dengan Ustadz Tampan
  • ELSHANUM AZ-ZAHRA (COMPLETE)
  • JAUH DIMATA DEKAT DIDOA
  • Mencari Kebenaran Cinta
  • Diantara Doa Aku Mencintaimu [End]
  • Amanah & Cinta 💓 (END)
  • Gus Arsya

(Belum Revisi) Sebagian part dihapus, karena sudah ending. "Barang siapa memberi karena ALLAH, menolak karena ALLAH, mencintai karena ALLAH, membenci karena ALLAH, dan menikah karena ALLAH, maka sempurnalah imannya." (HR. Abu Dawud) "Aku mencintaimu karena agama yang ada padamu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu, maka hilanglah pula cintaku padamu." {Imam Nawawi} Kembali di pertemukan dengan Alif, membuat Fatimah sangat bersyukur. Alif adalah lelaki yang ia cintai dalam diam sejak dulu. Namun, cinta dalam diam Fatimah selama bertahun-tahun kepada Alif harus hancur seketika, saat Fatimah melihat Alif mengucapkan kata 'khitbah' kepada adiknya, Aisyah, yang di vonis sakit leukimia. "Saya ingin meng-Khitbah anak Ibu." Satu kalimat yang membuat sekujur tubuh Fatimah membeku. Fatimah harus siap melupakan Alif. Bagaimanapun juga, Alif bukanlah lelaki yang di takdirkan untuk menjadi imamnya. Di saat yang sama, orang yang ada di masa lalu kembali hadir di dalam kehidupan Fatimah. Muhammad Habib Al-Ali Ibrahim, sahabat waktu kecil yang Fatimah rindukan. Ali yang mencintai Fatimah sejak mereka kecil harus menerima sebuah kenyataan, bahwa orang yang dia cintai mencintai orang lain. Sesakit inikah menyimpan rasa sendirian? Terkadang takdir menyakiti kita, dan membuat kita seakan tidak berdaya. Tetapi percayalah, pelangi akan datang setelah turunnya hujan. "Saat aku menyebut namamu dalam do'aku, memohon agar kelak Allah mempersatukan kita. Namun, jika suatu saat Allah tidak mempersatukan kita, aku harus berusaha ikhlas. Mungkin kita hanya ditakdirkan untuk bertemu, namun tidak untuk bersatu. Sebab, tidak hanya aku yang menyebut namamu dalam do'a, ikhlas adalah cara terbaik mencintai karena Allah." -Fatimah Az-Zahra- -Utamakan Sholat Dan Membaca Al-Qur'an Dalam Segala Hal- ⛔Di Larang copy paste⛔ Allah Maha Melihat. Rabu, 28-Maret-2018 // 10 Rajab.

More details
WpActionLinkContent Guidelines