Story cover for Khadijah by Deniady
Khadijah
  • WpView
    LECTURAS 50
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 50
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado jun 12, 2019
Khadijah Mafaza Putri,aku seorang gadis yatim piatu akhir zaman yang bergelimang dosa yang hanya ingin berusaha menjadi wanita sholihah,aku hanya ingin selalu meneladani ummul mukminin Khadijah binti Khuwailid.

Cinta itu fitrah,biarlah cinta ini hanya dalam diam seperti Fatimah Azzahra,aku hanya mengharapkan ridhomu ya Allah,ku pasrahkan hidup,mati dan jodohku hanya kepadamu.

Berdosakah aku ya Allah jika dalam sujudku selalu menyebut namanya yang bahkan tidak seiman denganku,ya Allah yang maha membolak balikkan hati tuntunlah hamba-Mu ini selalu di jalanmu.

Dia Mettew Altam Emmanuel,pemuda non muslim yang mencuri hatiku,namun aku harus mengubur rasa cinta ini sampai kedasar lautan jika perlu,karena jurang pemisah yang sangat dalam.

Ya Allah jika dia jodohku maka dekatkanlah namun jika dia bukan jodohku maka jauhkanlah,itulah doa yang selalu ku panjatkan di sepetiga malam dalam sujudku,entahlah rasa cinta yang kurasakan memang terlarang,tapi ada rasa yang kuat untuknya ,akankah Allah memberi hidayah kepadanya?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Khadijah a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
JAUH DIMATA DEKAT DIDOA de silmirizkiyanti
30 partes Concluida
"CINTA ITU DOA & DOA ITU CINTA. MAKA SIAPA YANG MENCINTAIMU DIA MENDOAKANMU & SIAPA YANG MENDOAKANMU DIA TELAH MENCINTAIMU SEUTUHNYA" Namamu masih sering kusebut dalam bingkisan do'a ku.Namamu yang masih ku simpan dalam memori tersendiri dalam ingatanku.Namamu yang tak bisa kutinggalkan saat aku memohon dan meminta kepada Rabbku.Sebuah nama yang entah itu akan Allah pertemukan dan satukan tidaknya denganku hanya Allah Yang Maha Tahu. Saat ini memang aku jauh dari dirimu bahkan melihatmu pun aku tak mampu.Saat ini memang aku tak selalu ada untuk menemani dan mendampingimu engkau yang jauh di mata namun dekat dalam do'aku.Engkau yang mungkin pernah bertemu dengan ku namun Allah belum izinkan untuk bersatu. Tanpa kau meminta aku pun selalu mendoakanmu.Mendoakan keberhasilan dan proses memperbaiki dirimu untuk menjadi pangeran bertaqwaku.Semoga Allah selalu menjaga hati, niat, dan iman kita untuk mengejar ridhoNya selalu.Sebuah nama yang ku sebut adalah untuk kamu jodoh calon imamku. Entah dimana, entah kapan, entah seperti caranya bertemu dan entah siapapun itu aku menunggu dalam penantianku.Entah pula jodohku yang akan menjemput lebih dulu atau maut yang menghampiriku terlebih dahulu. Yang aku tahu ketika aku disini memperbaiki diriku saat itu pula Allah memperbaiki dirimu.Yang aku tahu jika maut menjemputku lebih dulu mungkin Allah pertemukan aku dengan dirimu ditempat yang Allah janjikan untukku . ~Belum selesai masih dalam tahap revisi dan pembuatan part selanjutnya~ NB : Afwan untuk typo di cerita ini, saya masih belajar dan butuh apresiasi dari kalian, jika ada typo saya mohon maaf dan tolong ingatkan. Syukron Jazakumullah Khairan Katsiran😊🙏🏻
[SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED] de Baits_
36 partes Concluida
[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_
Cinta Dalam Do'a {SELESAI} de indahnursf
8 partes Concluida
(Belum Revisi) Sebagian part dihapus, karena sudah ending. "Barang siapa memberi karena ALLAH, menolak karena ALLAH, mencintai karena ALLAH, membenci karena ALLAH, dan menikah karena ALLAH, maka sempurnalah imannya." (HR. Abu Dawud) "Aku mencintaimu karena agama yang ada padamu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu, maka hilanglah pula cintaku padamu." {Imam Nawawi} Kembali di pertemukan dengan Alif, membuat Fatimah sangat bersyukur. Alif adalah lelaki yang ia cintai dalam diam sejak dulu. Namun, cinta dalam diam Fatimah selama bertahun-tahun kepada Alif harus hancur seketika, saat Fatimah melihat Alif mengucapkan kata 'khitbah' kepada adiknya, Aisyah, yang di vonis sakit leukimia. "Saya ingin meng-Khitbah anak Ibu." Satu kalimat yang membuat sekujur tubuh Fatimah membeku. Fatimah harus siap melupakan Alif. Bagaimanapun juga, Alif bukanlah lelaki yang di takdirkan untuk menjadi imamnya. Di saat yang sama, orang yang ada di masa lalu kembali hadir di dalam kehidupan Fatimah. Muhammad Habib Al-Ali Ibrahim, sahabat waktu kecil yang Fatimah rindukan. Ali yang mencintai Fatimah sejak mereka kecil harus menerima sebuah kenyataan, bahwa orang yang dia cintai mencintai orang lain. Sesakit inikah menyimpan rasa sendirian? Terkadang takdir menyakiti kita, dan membuat kita seakan tidak berdaya. Tetapi percayalah, pelangi akan datang setelah turunnya hujan. "Saat aku menyebut namamu dalam do'aku, memohon agar kelak Allah mempersatukan kita. Namun, jika suatu saat Allah tidak mempersatukan kita, aku harus berusaha ikhlas. Mungkin kita hanya ditakdirkan untuk bertemu, namun tidak untuk bersatu. Sebab, tidak hanya aku yang menyebut namamu dalam do'a, ikhlas adalah cara terbaik mencintai karena Allah." -Fatimah Az-Zahra- -Utamakan Sholat Dan Membaca Al-Qur'an Dalam Segala Hal- ⛔Di Larang copy paste⛔ Allah Maha Melihat. Rabu, 28-Maret-2018 // 10 Rajab.
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
PERJUANGAN DOA[END] cover
Insyaa Allah... cover
Amanah & Cinta 💓 (END) cover
Gus Arsya cover
JAUH DIMATA DEKAT DIDOA cover
[SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED] cover
Cinta Dalam Do'a {SELESAI} cover
zaya dan abrisyam [TERBIT] cover
Quwwatul Hub  cover

PERJUANGAN DOA[END]

28 partes Concluida

Hanya cerita sederhana seorang ustadz muda yang ditugaskan oleh kiyai untuk mengajar disebuah pesantren dikota kembang. Niat hati hanya ingin mengajar namun ternyata takdir Allah berkata lain, tubuhnya memang hanya untuk sementara disana tapi tidak dengan hatinya ia menemukan rumah untuk ia berpulang menemukan pelabuhan untuk ia singgah. Seorang gadis cantik dengan seutas kain menutupi wajah cantiknya ia bukan seorang Ning bukan ustazah dan bukan juga seorang santriwati dia hanya seorang gadis yang tinggal didekat pesantren yang diajar oleh ustadz muda itu. Dan mulai dari situ lah perjuangan doa selalu terutas disetiap malamnya menyebut nama orang yang sama yang berhasil merebut hati seorang Raihan Arsyad Habibi ,ustadz muda dengan begitu banyak perestasi nya. ****** "Aku memang tidak begitu peduli kepada mu ,jangan peduli memandang mu saja aku tidak berani ,namun diatas sejadah aku terang-terangan menceritakan dirimu didepan pencipta"~Raihan Arsyad Habibi. •••••••• "Aku memang tidak seberani Khadijah yang menyatakan cinta nya dan bukan juga seperti Fatimah aku hanya mampu menyematkan nama mu disetiap doa ku"~Aulia Fatma azzahra. *******