Dear My Friend (On-Going)

Dear My Friend (On-Going)

  • WpView
    Reads 280
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 22, 2021
WpInfo
Fanfic
Fairy Tail
Persahabatan antara si introvert dan ekstrovert yang telah dipertemukan di bangku SMA. Hubungan mereka berlanjut hingga Serhan menyadari perasaan yang membuncah di dada. Namun, Mira hanya menganggapnya sebatas sahabat. Semua berubah ketika orang ketiga hadir, begitupun Mira. Tetapi Serhan memilih untuk menentukan endingnya sendiri. Cerita ini adalah isi surat Serhan untuk Mira. Bentuk rasa sayang kepada sahabat. Warning alert❗Non-formal ⚠️SELALU TINGGALKAN JEJAK DENGAN KLIK BINTANG DAN KOMEN UNTUK MENGHARGAI KERJA KERAS AUTHOR
All Rights Reserved
#47
shortchapters
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • End My Story [Complete]
  • Hidden Love
  • Kelas A [End]
  • He is not My Best Friend (End)
  • Surat Untuk Jefri
  • It HURTS
  • ARFANAZ (COMPLETED✓)
  • My Friend and My Bestfriend
  • Let Me Love You Longer

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines