GaviN [HIATUS]

GaviN [HIATUS]

  • WpView
    Reads 1,080
  • WpVote
    Votes 117
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 16, 2020
"Jujur, gue capek." Gavin Nugraha, remaja yang tak jarang terlihat 'sempurna' dimata orang-orang. Tampan, kaya, baik hati, ramah, murah senyum, apalagi yang kurang dari dirinya? Tapi semua itu hanyalah 'kepalsuan' menurut Gavin. Perginya Sang Ibunda tercinta, penolakan, rasa bersalah, overthinking, dan banyak lagi. Semua hal gelap yang ada jauh di dalam dirinya lambat laun menggerogoti dirinya. Memaksanya untuk menyerah cukup sampai disini. Tapi, jauh di lubuk hatinya ia tak ingin menyerah secepat ini. Bergabunglah dalam cerita ini, bersenang-senanglah dengan tingkah konyol Gavin dan teman-temannya. Hanyutlah dalam kisah hidup seorang Gavin Nugraha yang (tak pernah) sempurna. WARNING! depression content. //Wed, June 12 2019// Nb : cerita ini diselingi dengan banyak komedi komedi ringan yang kemungkinan sebagian besar hanyalah komedi garing. Story ©ElaasNa Cover ©ElaasNa
All Rights Reserved
#431
boys
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • Don't leave me;✔
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • KELAS ABSTRAK
  • No Longer Mate
  • KOMPAS || END ||
  • Love Itu SHIT [Revisi Tamat]
  • VAGALDARA [TERBIT]

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines