FRIENDZONE

FRIENDZONE

  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 16, 2019
Gilda adalah seorang gadis yang cantik Ia mempunyai hubungan yang baik dengan ibunya tetapi hubungan nya dengan ayahnya sedang bermasalah . Ia mempunyai dua orang sahabat laki laki yang selalu ada disisi nya dan menjaganya . Ia mencintai salah satu dari sahabatnya itu , akan tetapi sahabat yang ia cintai tidak menaruh sepenuh hatinya untuk gilda . Pada jamkos disekolah , gilda melihat seniornya dirubungi oleh para perempuan yang genit , memang jamkos itu digunakan oleh seniornya untuk bermain basket bukan untuk mencari perhatian , tapi apa daya seniornya itu memang tampan dan setiap tetesan air keringat yang mengucur ditubuhnya akan membuat laki laki itu semakin terlihat tampan dan atletis . Gilda tidak tertarik dengan seniornya itu dan tanpa ia sadari senior yang melihatnya dengan tidak sengaja mempunyai perasaan padanya. SELAMAT MEMBACA TEMAN SEMOGA SUKA DENGAN CERITANYA gabie_sitorus
All Rights Reserved
#51
seniors
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NIDA ( END )
  • ATARONA [COMPLETE]
  • TENDER✔ [ COMPLETE ]
  • DeaSea
  • Hiraeth to Everlasting Sun
  • Fake Nerd [END]
  • GIFA
  • 93 Friend Zone OR ????
  • Promise

"Berhenti main main! Gue pengen serius." Tukas Aldi dengan wajah seriusnya, tanpa ada sedikit unsur candaan. Ia nampak sedikit gusar sebab wanita dihadapannya ini tak pernah menganggap ucapannya serius. Nida sedikit ketakutan saat laki laki didepannya itu menaikkan nada bicaranya. Ia juga terkejut,laki laki yang satu ini selalu menjadikan apapun seperti lelucon dan candaan, namun kini dia terlihat begitu serius membuat Nida tak mampu menjawab dan hanya bisa membisu. Sial! Kenapa jantungnya berdegup keras. Ya ampun Nida merasakan pipinya memanas. "Lo harus jawab, nona muda." Aldi mendekatkan tubuhnya pada gadis dihadapannya hingga jarak mereka semakin tipis. Aldi merendahkan pandangannya, sebab tinggi mereka tidak setara. Dan di sini jelas Nida lah yang tidak terlalu tinggi. Nida mengangkat kepala dan pandangannya. Aish! Jantungnya sangat berdegup kencang. "Runtuhin tameng hati gue. Buat gue percaya akan hal itu." Ujar Nida dengan bersikeras menahan degupan di dada nya. Seulas senyuman terukir di wajah indah Aldi, dia kemudian mengambil jarak kembali menjauhkan tubuhnya,sebab ia tahu bahwa gadis dihadapannya itu tidak nyaman. "Setelah gue berhasil, gue gak bakal lepasin lo. Gue yang akan jadi pemenang. Hm?" Terdengar jelas seperti tantangan Aldi berucap. Membuat Nida semakin kalut. Ahhg! Aldi selalu saja berhasil membuat desiran aneh dalam tubuh Nida. Demi apapun Nida ingin menendang Aldi jauh jauh saat jantungnya berdegup keras. Bisa semakin malu ia jika Aldi mendengar degupan jantungnya. Tanpa Nida sadari, ia lah yang terjebak oleh ucapannya itu. Antara hati dan logika. note : ( Beberapa adegan terinspirasi dari cerita orang sekitar. ) ( Dipublikasikan pada : 6 Juli 2020 ) ( End ) ( Dilarang copas, atau plagiat cerita ini! Mikir sendiri jangan seenaknya, lu kira nyari ide cerita segampang nyari upil? ) Rank 1 #Nida ( 8 Juli 2023 ) Rank 1 #pdkt ( 21 Juli 2023 )

More details
WpActionLinkContent Guidelines