Mengagumimu Dalam Mimpi

Mengagumimu Dalam Mimpi

  • WpView
    LECTURAS 671
  • WpVote
    Votos 54
  • WpPart
    Partes 22
WpMetadataReadConcluida mié, sep 18, 2019
Thx for reading this story.. (: Siang dan malam dapat mengiringi, tapi tidak diciptakan untuk bersama. . . . Dimana kita dipertemukan tidak untuk saling bertatap, melainkan beriringan. Seperti senja yang indah ketika sore hari, kemudian tenggelam digantikan oleh seorang rembulan. Keduanya beriringan, tapi tidak untuk dipertemukan. -Senja Arfani-
Todos los derechos reservados
#73
cita-cita
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • PENGAGUM SENJA
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Rindu Tanpa Lafaz
  • Lembut Seperti Doa
  • Mahligai Sunyi
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja

Aku percaya cinta adalah sebuah pelukan hangat, bahkan di tengah gemuruh hujan. Tapi siapa sangka, pelukan yang sama kini meninggalkan dingin di tubuhku? Kamu meninggalkanku, dan aku tak pernah siap untuk kehilanganmu. Kehilanganmu bukan sekadar perginya seseorang dalam hidupku. Kehilanganmu adalah tentang diriku yang kian merapuh, bagian-bagian dari diriku yang tercerai-berai, seperti serpihan kaca yang tak tahu bagaimana akan kembali utuh. Aku mencoba menulis surat untukmu, berharap kata-kata bisa menggantikan kehadiran yang hilang. Namun, setiap huruf yang kutulis, hanya menambah luka, mengingatkanku pada rindu yang tak akan pernah sampai kepadamu. Mungkin, mencintaimu adalah keindahan sekaligus kutukan. Sebuah hadiah yang diiringi keperihan tanpa akhir. Dan di sinilah aku, yang dalam diam melangitkan namamu. Untukmu, yang kucintai dengan penuh Namun tak pernah menyadari kehadiranku. Buku ini sengaja ditulis untuk nama yang selalu kulangitkan namun enggan untuk menyambutku, yang hadirnya pernah membuat duniaku mekar dengan indah, yang kehilangannya membuat diriku merapuh bersama serpihan luka yang ia tinggalkan. Dan buku ini sekaligus dedikasi untuk mereka yang pernah kehilangan, untuk hati yang berani mencintai meski tahu akan terluka. Karena di balik setiap tetesan air mata, selalu ada cerita yang layak untuk diceritakan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido