Lily
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 21, 2019
Kecelakaan itu membawa perubahan besar dihidupku. apalagi ditambah kabar bahwa Kecelakaan itu menyebabkan ibuku meninggal. Hidupku yang semualannya aman pun berantakkan. Ayahku yang awalnya menyayangiku pun kian membenciku.keberadaanku tak pernah dianggap oleh ayahku.setiap hari ayah selalu marah-marah bahkan memukuliku. Aku disalahkan atas kecelakaan itu.gara-gara aku ibu meninggalkan aku dan ayah. Andai waktu bisa diulang aku ingin kecelakaan itu hanyalah mimpi buruk. Tapi... Semuanya telah terjadi ditanpa diduga,semua telah pergi,hanya tinggal kenangan.. -lily Akankah lily kuat menghadapi cobaan yang begitu berat dihidupnya atau lily akan menyerah dan lebih memilih menyusul ibunya disurga. Ini adalah awal dimulainya kehidupan lily yang penuh liku-liku bukan akhir dari segalanya.
All Rights Reserved
#268
lily
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Breathe
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • Teluk Samudra [ TAMAT ]
  • HILANG [Segera Terbit]
  • Paradise
  • Eliinaa
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

More details
WpActionLinkContent Guidelines