HEROIK!

HEROIK!

  • WpView
    LECTURAS 313,063
  • WpVote
    Votos 20,447
  • WpPart
    Partes 51
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, may 5, 2020
Kamu berharga. Terimakasih sudah bertahan sampai hari ini. Hidupmu bukan rancangan gagal atau sia-sia. Tidak ada yang abadi, termasuk kesialan atau rasa sakit yang sedang kamu alami. Semuanya akan berganti. semuanya akan pulih. Ratusan kemungkinan kegiatan yang bisa kamu kerjakan, ribuan kemungkinan hiburan yang Bisa kamu mainkan, jutaan kemungkinan unggahan yang bisa mampir pada layar yang sedang kamu genggam; tetapi sekarang kamu malah tak sengaja membaca ini----tulisan acak-acakan yang mengingatkan bahwa kamu berharga. Terimakasih sudah selalu lebih kuat dan hebat dari semua masalah yang pernah menjerat. Terimakasih sudah selalu lebih kuat dan hebat dari semua masalah yang pernah menjerat. Bila lelah, istirahatlah. Mengaku lelah tidaklah lemah. Ditolong dan ditopang bukanlah aib memalukan. Kamu sungguh luar biasa. @monster_yz
Todos los derechos reservados
#196
kebersamaan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Broken melodies
  • TRIPLE J |JenoJaeminJisung|
  • Perihal Sandwich(End)
  • ALFAREZEL [SELESAI]
  • Difficult To Forget//kuroken
  • Again?
  • When I was Your Scar
  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • "THE KING"_(ongoing)

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido