ANNOYING PERSON

ANNOYING PERSON

  • WpView
    Reads 406
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 1, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Kamu akan tinggal di rumah Tante Naila selama setengah tahun!" ucap Raina dengan penuh ketegaan pada puterinya. "Maafkan Papa dan Mama ya nak. Ini pekerjaan yang sangat penting!" tutur Aksa merasa bersalah. Ini adalah cerita tentang Nayara, cewek cantik yang harus tinggal dirumah sahabat Mamanya itu selama setengah tahun. Mamanya menitipkan Nayara pada sahabatnya karena ia tidak percaya bahwa Nayara akan baik-baik saja jika tinggal sendirian selama setangah tahun. Itu ujian terbesar Nayara karena disana Nayara harus benar-benar menjaga imagenya sebagai anak baik, dan ditambah lagi bibi Naila memiliki seorang putera yang selalu membuat Nayara merasa jengkel. langsung baca yuk, kali aja suka hehe :)) Mohon dimaklumi yaa jika terlalu banyak typo 😁
All Rights Reserved
#8
numpang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Namanya Sabita [Terbit]
  • Letha
  • Enigma [Tamat]
  • My Perfect Wife ✔️ [TAMAT]
  • Rannia√
  • Heartlessly (TAMAT)
  • Dear, Pak Dosen
  • About Rain
  • BE WITH YOU (END)✔

Ini tentang Sabita, pemilik senyum pura-pura. Senyumnya manis, tapi ada kesedihan yang ia coba tutupi. Pindah sekolah dari Bandung ke ibu kota menjadi awal kehidupan barunya dimulai. Satu yang ia sukai saat menatap langit malam, bulat sabit. Menurutnya melihat bulan sabit sama saja melihat orang yang ia cintai tersenyum. Sabita menganggap ayahnya sedang tersenyum padanya dan mengawasi di atas sana. Disekolah baru, Sabita tak menyangka akan begitu banyak orang yang menyayanginya, sampai ia bertemu dengan penghuni bumi menyebalkan bernama Aditya. Cowok super dingin yang selalu membuatnya kesal. tapi satu yang Sabita tau, Aditya baik. _____ "Nama?" tanya cowok itu dingin. "Maksudnya, nama aku, Kak?" "Siapa lagi, hmm?" "Sabit, Kak." "Oh, Bulan." "Bukan Bulan. Nama aku Sabita, gak pake bulan sabit." "Oh, yaudah." Sabita diam. "Gak ada niatan pindah tempat?" "Siapa?" "Yang nanya. Lo, lah." "Oh, maaf." ____ "Senyum lo manis, tapi percuma kalo itu cuma pura-pura. Orang lain mungkin ketipu, tapi gue nggak bodoh." - Aditya - "Bukan pura-pura, tapi lebih baik menyembunyikan luka, dibanding mengharap belas kasihan." - Sabita -

More details
WpActionLinkContent Guidelines