Heart Space (On Going)

Heart Space (On Going)

  • WpView
    GELESEN 4,398
  • WpVote
    Stimmen 1,453
  • WpPart
    Teile 42
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., Nov. 22, 2024
WpInfo
Belletristik
Romantik
"Kita adalah sepotong kisah yang tak pernah memulai namun dipaksa untuk berakhir." ### Bukan hanya perihal perasaan, namun juga tentang rasa kesal yang Devia Fedelya Elvina rasakan pada sosok yang membuat masa Putih birunya terasa begitu berat. Pernah menjadi korban buly secara verbal membuat gadis itu khawatir jika hal itu akan berulang kembali. Meski hanya untuk mengingat namanya saja Devia begitu enggan. Segala upaya telah ia gunakan untuk meminimalisir pertemuannya dan Elvan, tapi mengapa laki-laki itu kian gencar mendekatinya? Seolah takdir terus bergerak melawan arus kemauannya. Serta tentang Andra yang terlanjur terjebak perasaan yang tidak seharusnya kepada sahabatnya sendiri. Ingin memberikan seluruh hatinya, namun sejenak ia lupa akan statusnya yang tidak lebih dari seorang sahabat. Cover by: @srinoufrygeysa
Alle Rechte vorbehalten
#14
syahreza
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • JUST FRIEND? [REVISI]
  • Heart's Owner (End)
  • PENA ASMARA | TAMAT✅
  • DeZa ; Ketika Cinta Terpendam Mulai Terungkap
  • AnDeVanZi
  • Euphoria With Senior [•END]
  • 30 Hari untuk Ari
  • CLOSER
  • ALVINA
  • The Storm We Called Love
  • REGARA (COMPLETED)
  • posesif girlfriend(REVISI)
  • Devilicya [END]
  • My Three Brothers [Terbit]
  • Behind Bullying [END]
  • REGRET
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • DAKSA [END]
  • Aku Takut Dicintai
  • DRABIA [END]

"Lo baper sama gue, Kop?" "Lo adalah cowok cemen dan brengsek yang pernah gue temuin!" "Jangan bikin dia nangis!" "Lo sendiri bilang jangan bikin dia nangis. Tapi buktinya dia nangis gara-gara lo sekarang!" "Lo bilang nggak suka kalau ada yang nyakitin gue. Tapi lo sendiri sekarang yang nyakitin gue, Van! Jadi cuma lo gitu yang boleh nyakitin gue?!" "Seenggaknya gue nggak kayak lo yang nggak tahu perasaan sahabatnya sendiri. Gue tahu perasaan Jekop dan gue udah bilang sama dia kalau gue cuma anggep dia sahabat, nggak lebih!" "Tapi lo lebih kejam dari gue, karena lo merlakuin dia selayaknya bukan seorang sahabat! Camkan itu!" **** Selamat datang di cerita Devan & Jekop🥀 "Susah ya kasih gue kepastian doang, Van?" -Jekop ****

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien