Kaysa
  • WpView
    Reads 299
  • WpVote
    Votes 111
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 3, 2019
Menulis adalah bagian dari hidupku. Dengan menulis rasanya aku bisa menuliskan semua isi hati ini, hati yang entah untuk siapa dan entah untuk diapakan. Dengan serangkaian kata ini aku menyampaikan, "Tuhan, haruskah aku menjalani semua ini? Menata hidup sekeras ini? Bahkan, membiarkan orang-orang membenciku?" Segaris goresan tinta mengotori kertas yang bersih, apakah aku adalah tinta yang akan mengotori dunia? -Kaysa Khaira Akson-
All Rights Reserved
#888
dendam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mengeja sepi
  • MY BEST MISTAKE
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Our Times (Completed)
  • KATA SANDI
  • JINGGA
  • 40 Menit
  • Need You
  • Sempat Punah
  • Breathe

Tentang sebuah perjuangan yang tidak pernah dihargai, tentang sebuah cinta tulus yang tak berbalas, tentang sebuah janji dan tentang kita. "Hei, sekarang aku sendiri. Lebih tepatnya aku merasa sepi dan hampa. Banyak orang-orang disekitarku. Namun, apa yang bisa aku lakukan dikala hatiku ini telah patah. Apakah aku harus menyendiri? Apakah aku harus tetap tersenyum? Atau aku harus menerima semua ini, tidak menghiraukan? Hah... Andai semua ini bisa dipercepat. Aku ingin pergi menjauh dari sini. Hidup bahagia tanpa rasa sakit di dada" - Dhianada Alya Afrilia-

More details
WpActionLinkContent Guidelines