DearA's

DearA's

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 1, 2019
Aku menepuk bahunya. "Nafas dulu kak, nih.. mau air mineral gak?" Aku menyodorkan sebuah botol aqua yang barusan aku minum, yang sekarang isinya tinggal setengah. "Ga ah. Makin merasa kalah gue." Cowok itu menggeleng. Aku memandang jam tangan biru di tanganku. Pukul 08.56, aku menghela nafas tidak semangat. Aku melepaskannya kemudian meletakkan jam tangan itu di saku ku. "Kenapa gak dipake Za?" Kakak kelasku ini memang sangat hobi bertanya, terutama bertanya pertanyaan yang unfaedah. "Capek gue nengoknya. Waktunya jalan terus. Nah, ini jam buat Lo aja. Dijaga ya kak. Daahh! Mangat kak Ar!" Aku berlari meninggalkannya begitu saja setelah memberikan jam tangan itu. "Lahh." Jam tangan biru itu telah menghiasi tanganku sejak umur 7 tahun, bukan jam kesayangan juga sih. Tapi setidaknya masih berguna untukku. "Kak Ar?" Loh kok udah hilang aja. Perasaan tadi masih di belakang deh. Apa karena aku berlari terlalu cepat ya?Ya sudah aku pergi juga deh. "Azalea." Aku menghentikan langkahku. Siapa ya? . . . Deara Azalea Syakilah. Semua orang di sekolahku tahu tentang legenda sebuah nama. Legenda tentang dia, seorang manusia dengan inisial . . . DAS
All Rights Reserved
#10
das
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • Ellara Le Runa
  • Arsyilazka
  • Tanda Tangan Kakak OSIS [COMPLETED]
  • Because ILY [Completed]
  • Make a Story With You
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Zafio (END)
  • Too Late To Realize (END)
  • How to Burn the Bad Boy (END)

"Nah kalo misalnya kita lagi jalan, dan kita ketemu tai, lo mau bagi dua gak sama gue?" tanya Geri "Pertanyaan bodoh macam apa itu Ger?" "Udah jawab aja. Gue serius, layak atau nggaknya lo sebagai manusia ditentukan dari gimana cara lo jawab pertanyaan ini" Gea memutar bola matanya malas "Yah nggak lah, buat apa juga nemu tai dibagi dua." "Nah bener kan" Geri meminum minumannya "Lo emang gak bisa berbagi. Sampe masalah tai aja lo serakah Ge?" "Yah buat apa juga tai dibagi dua Ger, kalo lo mau ambil aja udah" Gea membuka kaleng stenlis berisi kerupuk dan memakannya "Nah gitu dong, itu tandanya lo lebih mengutamakan gue. Makasih ya" Geri menepuk kepala Gea pelan Pacaran gak sehat? Begitulah pandangan orang-orang tentang hubungan Geri juga Gea.

More details
WpActionLinkContent Guidelines