ALAN
  • WpView
    Reads 1,889
  • WpVote
    Votes 126
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 3, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ana menatap Alex intens seakan tak percaya akan sebuah pengakuan yang telah di ucapkan lelaki itu. "Tapi... gue gak cinta sama lo, Lex. Gue... gak bisa.." Alex tersenyum tipis lalu mengangguk mengerti akan penolakan gadis di hadapannya. "Gue ngerti, Na. Kita memang terpaut umur. Lo lebih tua dari gue, dan impian lo adalah menjalin kasih dengan orang yang sepataran sama lo-" Alex menghela nafasnya sebentar dan memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celananya. "Gue bakal pergi dari hidup lo. Setidaknya, itu bisa sedikit buat lo tenang." Ana menatap nyalang pada Alex dan menggeleng kuat. "Maksud lo apa?! Lo mau kemana?" Alex terkekeh dan berjalan mendekat ke arah Ana. Ia mengusap kepala gadis itu lembut dengan senyuman yang tak pernah pudar dari wajah datarnya. "Gue tahu pikiran lo ke sesuatu yang aneh. Gue tetap ada di dimensi yang sama. Tapi gue bakal pergi jauh. Lo pasti bahagia." Kepo kan kelanjutannya?! Alhamdulillah akhirnya aku mau buat sequel dari cerita Falin. Kalian wajib baca cerita ku yang berjudul Falin terlebih dahulu. Aku ngambil kisah ini dengan peran Alex dulu ya. Untuk Andra entar nyusul. wkwkwk. happy reading!! enjoy!!!
All Rights Reserved
#1
yohana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMISTAD✅
  • Arsyilazka
  • erreur
  • Three Targeted Girls!!
  • "MY BOY MY ENEMY" (ON GOING)
  • Keano
  • Senja Jadi Sendu (END)
  • AL - TA [END]
  • Kelas A [End]
  • Kasat Rasa [Ongoing]

"Mel, jogging kuy!" "Mmmm.. Lo jogging gue sarapan, gimana?" tawar Caramel pada cowok di depannya dengan alisnya yang naik sebelah. "Ck, gak asik Lo, Mel!" kesal cowok itu. Caramel terkekeh gemas lantas mencubit kecil pipi sahabatnya, "Lo kalo lagi ngambek lucu amat, jadi pengen nampol." Cowok itu memanyunkan bibirnya kesal dan berusaha menjauhkan tangan Caramel dari pipinya. "Iya, deh, kuy, jogging--" "Gitu kek dari tadi!" sela cowok itu. "Ck, gue belom selesai ngomong, Ryan!" "Hahah.. oke, lanjutin gih!" Caramel merotasikan matanya, "Tapi gue jalan di belakang Lo." "Au ah, kezel gue sama Lo!" "Gue gak bisa jogging, Ryan. Kalo mau jogging, gih, minta temenin pacar Lo!" **** Amistad. Ikatan yang membuat mereka saling memahami satu sama lain. Amistad. Ikatan yang membuat mereka terikat tak hanya raganya namun rasa mereka pun demikian. Amistad. Ikatan yang bukan penghalang, walau fakta saling menyayangi itu benar adanya. Amistad. Ikatan untuk terus bersama, bukan saling meninggalkan. **** "Gue berani taruhan, tuh, cewek bakal menang balapan!" "Let's we see! Who's the winner," sahut cowok bermuka datar pada lawan bicaranya. [ Sequel of 'alvino' ] **** Started at 01.01.19

More details
WpActionLinkContent Guidelines