Story cover for About Me by itsnazlaa
About Me
  • WpView
    Membaca 11
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
  • WpView
    Membaca 11
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
Bersambung, Awal publikasi Jun 13, 2019
Nama saya Nazla Aisyah Putri Zalman, namanya panjang emang hehe, saya lahir di Pontianak tanggal 06 Januari 2004. Saya sekolah di SMA Muhammadiyah 1 Pontianak. Di sekolah saya ikut ekstrakulikuler Jurnalis Pelajar Muhammadiyah, di ekskul tersebut ada beberapa bidang, yaitu fotografer, menulis, dan membuat mading. Saya lebih milih ke menulis, karena menurut saya menulis itu sangat menyenangkan. 
Saya suka makan, suka membaca, suka menulis juga, dan saya paling suka ngembun (bergadang). Saya juga orang nya suka emosi, bahkan kalau ada masalah kecil saya langsung marah-marah, padahal bisa dibicarakan baik baik. Oh iyaa, saya orang nya juga moodyan. Kalau mau apa apa juga harus tergantung mood saya, saya ngga mood, ya ngga saya kerjain hehe. 
Saya termasuk tipe orang yang bodo amat kalau ada orang yang jelek jelekin saya atau mengungkit masa lalu saya, memang sakit. Tapi, netizen zaman sekarang kalau di lawan makin menjadi, makanya saya memilih untuk diam, biar mereka capek sendiri. Sekian dari saya, selamat membaca cerita saya! Maaf, kalo ceritanya kurang nyambung, karena masih tahap pembelajaran hehe. 
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan About Me ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Transisi Rohani oleh Pramwrite
16 bab Lengkap
Naskah Asli Juara 1 Lomba Menulis Cerita Islami Se-kabupaten Banyuwangi tahun 2023. ______ Aku dibesarkan dari keluarga petani sederhana di pedalaman Aceh. Sejak dulu aku memang memiliki semangat tinggi dalam belajar ataupun beribadah. Hingga berkat dari kerja kerasku, aku bisa melanjutkan sekolah SMA di Banda Aceh. Hari pertama masuk sekolah, aku bertemu dengan Devan. Lama-kelamaan persahabatan kami semakin harmonis dan akrab. Bersama Devan aku melalui hari-hari dengan penuh keceriaan dan toleransi. Bersama Devan aku turut dibina berlomba-lomba dalam hal kebajikan dan takwa. Setiap malam aku dan Devan belajar bersama, membahas materi-materi agama. Melalui Devan, aku belajar banyak perihal bersedekah, toleransi, kerja sama, kejujuran, dan berprasangka baik. Petuah-petuah bijak dari Abah dan Bapak merupakan semangat bagiku dalam berbuat kebaikan di lingkungan baru. Dulu, setiap malam Abah selalu mengajari anak-anak kampung mengaji. Karena diriku yang sudah dilatih perihal agama sejak kecil, membuat kepribadianku hari ini lebih taat dalam beribadah dan berbuat kebaikan. Kehidupan terus berlanjut. Hari di mana Devan menginap di rumahku membuat dia semakin semangat berbuat kebaikan untuk kedepannya. Masa-masaku menuntut ilmu di Banda Aceh membuatku belajar banyak hal. Kami kembali ke Banda Aceh, memulai rutinitas seperti biasanya. Di suatu akhir pekan, kami memutuskan untuk tadabur alam, mendaki bukit di dekat Banda Aceh. Berbagai macam perjuangan kami lalui, hingga akhirnya kami bisa melihat indahnya ciptaan Allah. SWT.
KANALA (TERBIT)  oleh syafnialhll
13 bab Bersambung
{DIUSAHAKAN FOLLOW SEBELUM BACA} FOLLOW JAN LUPA OKEE, FOLLOW DULU BARU BACA!!! Jangan lupa vote yang banyak ya sama usahakan follow terlebih dahulu okee biar aku juga bisa semangat nulis nya, kadang tuh suka males nulis kalau vote nya dikit.. gitu guys... Ada anak yang terlahir dari keluarga yang berkecukupan, tetapi orang tuanya meninggalkan nya keluar negeri, seorang diri bersama dengan nenek nya, diumur nya yang genap masih 10 tahun, namanya yang sangat cantik, persis seperti orang nya.. Nala memiliki sifat yang bertolak belakang dengan kedua kakak nya. sampai pada umur nya yang genap 17 tahun, nenek memasukan nya kedalam suatu pondok pesantren milik salah satu temannya, ia diam diam mendaftarkan Nala kedalam pesantren tetapi Nala tetaplah Nala pemberontak, ia lari dari rumah ketika diberitahu jika dirinya akan dimasukan kedalam pesantren, Nala yang sudah nyaman dengan kehidupan nya di SMA biasa, yang tiba tiba harus masuk kedalam pesantren tetapi di kala ia merenungkan di atas jembatan ia merasa ada seseorang yang mengikutinya, seseorang itu berkata "jika memang itu adalah keputusan yang baik, ambillah jangan kamu sia siakan bisa jadi yang kamu dapatkan itu adalah hadiah di masa depan". tetapi ketika Nala memutar badan ia hanya melihat tasbih yang berada di atas jalan beraspal saja elaki itu bernama khafi, anak dari kyai yang mempunyai pondok pesantren yang ditinggali oleh Nala, di hari pertama ia di pesantren ia langsung membuat seorang gus khafi, terpana setelah melihatnya. sampai ppada hari kelulusan nya Nala, gus khafi memberanikan diri untuk melamar seseorang yang ia cintai, tetapi ia meminta waktu selama 4 tahun untuk Nala menunggu hari dimana akad di ucapkan. apakah khafi akan menepati janjinya?, apakah mereka akan kuat dengan ujian yang telah disiapkan oleh Allah untuk mereka?
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Transisi Rohani cover
kisah cinta zeaka [nazea & shaka] [END] cover
Tentang Ashel cover
Ijbar [Selesai] cover
KANALA (TERBIT)  cover
JODOH RAHASIA ALLAH cover
gus dosen my husband cover
Gadis Penuh Luka Di Asrama cover
ZALIA SENJA cover
NALZA  cover

Transisi Rohani

16 bab Lengkap

Naskah Asli Juara 1 Lomba Menulis Cerita Islami Se-kabupaten Banyuwangi tahun 2023. ______ Aku dibesarkan dari keluarga petani sederhana di pedalaman Aceh. Sejak dulu aku memang memiliki semangat tinggi dalam belajar ataupun beribadah. Hingga berkat dari kerja kerasku, aku bisa melanjutkan sekolah SMA di Banda Aceh. Hari pertama masuk sekolah, aku bertemu dengan Devan. Lama-kelamaan persahabatan kami semakin harmonis dan akrab. Bersama Devan aku melalui hari-hari dengan penuh keceriaan dan toleransi. Bersama Devan aku turut dibina berlomba-lomba dalam hal kebajikan dan takwa. Setiap malam aku dan Devan belajar bersama, membahas materi-materi agama. Melalui Devan, aku belajar banyak perihal bersedekah, toleransi, kerja sama, kejujuran, dan berprasangka baik. Petuah-petuah bijak dari Abah dan Bapak merupakan semangat bagiku dalam berbuat kebaikan di lingkungan baru. Dulu, setiap malam Abah selalu mengajari anak-anak kampung mengaji. Karena diriku yang sudah dilatih perihal agama sejak kecil, membuat kepribadianku hari ini lebih taat dalam beribadah dan berbuat kebaikan. Kehidupan terus berlanjut. Hari di mana Devan menginap di rumahku membuat dia semakin semangat berbuat kebaikan untuk kedepannya. Masa-masaku menuntut ilmu di Banda Aceh membuatku belajar banyak hal. Kami kembali ke Banda Aceh, memulai rutinitas seperti biasanya. Di suatu akhir pekan, kami memutuskan untuk tadabur alam, mendaki bukit di dekat Banda Aceh. Berbagai macam perjuangan kami lalui, hingga akhirnya kami bisa melihat indahnya ciptaan Allah. SWT.