Love The Same Person

Love The Same Person

  • WpView
    Reads 342
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 14, 2020
"Aduhh!!! " Ucapnya bersamaan. "Lo? Tunjuk nya, Ihh!! " Sambil mendorong Kenzie agar menjauh. "Lo lagi lo lagi ngapain sih lo? Bener-bener gapunya mata ya lo, daritadi lo udah nabrak gue tau gak?! " "Lo cewek yang tadi? Kok lo betah sih ditabrak mulu sama gue? Atau jangan-jangan lo sengaja ya nabrakin diri lo ke gue? " Dih apa banget gaguna ya gue nabrakin diri ke elo!" "Halah udahlah lo gausah ngelak udah jelas pesona gue ini gabisa didustakan". " Lo!!! " "Ganteng" Lanjut Kenzie. "Lo anak baru ya disini? Kayaknya gue baru liat lo selama ini" "Bukan urusan lo!! " "Ciahelah mulut lo minta di cipok" "What?!! Pekiknya " Apa lo bilang? Jangan macem-macem ya sama gue! Gue punya beberapa jurus yang udah gue pelajari di padepokan! " "Sans kali orang kayak lo gabikin gue terangsang". " What the fuck! Lo gila sumpah lo gila" Teriaknya sambil berlari meninggalkan Kenzie yang cekikikan gajelas. *** Gimana nii? Penasaran gak? Yuk atuu mampir.. Jan cuma mampir deng baca juga... Muehehe *** Btw ini tuu story perdana aku, maklum amatiran, masih belajar hhe... Semoga kalian suka:)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cheerful Girl [ENDING]
  • SATRIA (Completed)
  • Sejarah Mantan (COMPLETED)
  • RAISEN
  • Daniel
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • GALANG [SELESAI]
  • Letha
  • Mine [SELESAI] ✔
  • KHAIRA (END) PINDAH KE DREAME/INNOVEL

[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines