Never stop dreaming (REVISI)

Never stop dreaming (REVISI)

  • WpView
    Leituras 582
  • WpVote
    Votos 106
  • WpPart
    Capítulos 17
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, ago 28, 2020
WpInfo
Ficção
Romance
"sahabat" pertemanan yg tak pernah ada ujungnya. kisah dimulai dari sekelompok sahabat, berteman dari sekolah dasar. " apa salahnya dimulai dari kecil"tanggapan seorang Cancan. "kita pasti akan terus bersama" tanggapan seorang kaesar. "ayo jalan jalan bersama" tanggapan seorang risma. "aku akan terus bersama kalian" tanggapan yg tak kalah seru dari seorang raihan. "aku ikutan saja lah" tanggapan seorang tiqa. "KITA AKAN BERMIMPI BERSAMA" tanggapan yg paling menarik dari ke-enam sahabat tersebut, dialah satria. ya, ke-enam sahabat tersebut adalah Cancan andita pratiwi, kaesar Gilang angkasa, risma arlinsya, raihan attaris, tiqa fitri, satria jaya. mereka berjalan bersama, bermimpi bersama hingga saatnya mereka harus memilih pilihan masing masing,saling suka satu sama lain,dan mencintai mungkin hingga besar nanti mereka akan menikah? takdir tuhan tak ada yang tahu kisah persahabatan mereka atau mungkin kisah cinta mereka. #kidfiction #teenfiction #sahabat #teenromance
Todos os Direitos Reservados
#8
risma
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • F A K E ? [End]
  • Cool Beauty
  • GALANG [SELESAI]
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • Rewrite My Heart 2 [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • ALEAGRA [END]
  • REVANARA
  • OFFICIALLY MISSING YOU

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo